Kasus Penipuan, Pengusaha Ternama Ini Masuk Bui Lagi

Ilustrasi sidang di pengadilan.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Berkas perkara kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan tersangka pengusaha kaca ternama di Semarang, Afen Siswoyo sudah diserahkan dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

img_title Kepolosan Menghadapai Penipuan Robot Trading

Kepala Subdit Industri Dagang Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Agung Marlianto mengatakan, saat ini berkas perkara, barang bukti, dan tersangka sudah diserahkan ke jaksa untuk selanjutnya diadili hakim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah limpah tahap dua, berkas dan barang bukti kemarin sudah dikirim," kata Agung, saat dikonfirmasi, Rabu, 20 Agustu 2016.

img_title Tergiur SMS Berhadiah, Warga Banyuwangi Rugi Jutaan Rupiah

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Hermanto membenarkan Afen sudah dilimpahkan ke jaksa. Saat ini, tersangka tengah mendekam di penjara.

"Yang bersangkutan ada di rutan Salemba," ucap Hermanto.

img_title Pengoplos Gas Tabung 12 Kg Mengaku Raup Rp76 Juta per Bulan

Setelah dilimpahkan tahap dua, selanjutnya kata Hermanto, jaksa akan membuat dakwaan agar kasus ini segera diadili.

Kronologi kasus

Afen Siswoyo dilaporkan oleh Alex Tirta Juandarmadji, alias Alex Tirta ke Polda Metro Jaya, dengan nomor laporan polisi LP/4089/X/2015/PMJ/Dit Reskrimsus, tanggal 6 Oktober 2015, atas dugaan penipuan dan penggelapan.

Afen dilaporkan, karena telah menerima uang sebesar Rp10 miliar sebagai dana kompensasi yang dituangkan dalam Akta Perjanjian Perdamaian (Dading), Nomor 1 tanggal 25 April 2013, yang dibuat dihadapan Notaris  Indra Junardi, serta Perjanjian Penyerahan dan Penerimaan Uang Kompensasi tanggal 25 April 2013.

Dading ini semuanya terkait dengan objek tanah seluas 34.000 meter persegi di Sunter Jaya, yang diklaim oleh kedua pihak sesuai dengan perkara perdata di Jakarta Utara, di mana klaim kepemilikan tanah oleh kedua pihak berdasar pada surat pengikatan jual beli dengan riwayat yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isi Dading tersebut, yakni mencabut perkara apapun terkait klaim kepemilikan tanah di Sunter Jaya, yang saat ini sudah tahap kasasi, mencabut semua permasalahan menyangkut proses penerbitan sertifikat terkait permohonan oleh pihak Afen. Selain itu, mengakui secara tegas bahwa tanah seluas 34.000 meter persegi adalah milik Alex Tirta.

Kemudian, mengabaikan semua putusan-putusan perdata terkait kasus klaim kepemilikan tanah di Sunter Jaya, tidak akan melanjutkan proses keperdataan apapun dikemudian hari terkait dengan kepemilikan tanah tersebut dan kedua pihak akan mengirim, serta menyerahkan akta dading kepada pihak-pihak terkait.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut