Modal Rp150 Ribu, David Ingin Sukses di Jakarta

Suasa arus balik Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • Yasin Fadilah

VIVA.co.id – Kehadiran pendatang baru di Jakarta setelah Lebaran menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi mudik. Kembali ke Jakarta, mereka mengajak saudara atau tetangga di kampung untuk ikut mengadu nasib di Ibu Kota. Porsi ekonomi yang terpusat memang menjadi magnet bagi Jakarta. Mereka yang pergi ke Jakarta ingin menjadi orang sukses.

Anies Prediksi 71 Ribu Pendatang Baru Jakarta Setelah Lebaran

Salah satunya David Bagus (25), pemuda asal Malang, Jawa Timur, yang tiba di Jakarta lewat Stasiun Pasar Senen hari ini, Rabu, 13 Juli 2016.

Hanya dengan modal uang pas-pasan, David berani mengadu nasib di Jakarta. Keberanian David memang beralasan, karena dia mengaku telah diterima menjadi pekerja di kantor swasta di Jakarta Pusat. Karena itu dia memberanikan diri datang ke Jakarta.

Adu Nasib di Jakarta, Sandiaga Minta Pendatang Punya Skill

"Saya ke Jakarta modal nekat saja, cuma bawa Rp150 ribu dari Malang. Mudah-mudahan bisa bertahan hidup di Jakarta yang katanya keras. Saya juga sudah dapat kerja, makanya berani ke sini dan kebetulan hanya punya modal segini, karena baru lulus kuliah," ujar David di Stasiun Senen, Rabu, 13 Juli 2016.

Ia menjelaskan, modal yang dibawanya tersebut tidak termasuk dengan uang perjalanannya dari Malang ke Jakarta. Tapi dengan Rp150 ribu, dia akan berupaya hidup selama satu bulan sambil menunggu gaji yang akan diterimanya nanti. Sementara, untuk tempat tinggal, dia akan menumpang di kontrakan temannya.

Aparat DKI Razia Pendatang Baru dan Pasangan Kumpul Kebo

"Ini uang saya untuk satu bulan. Saya sudah kontak teman di sini dan akan tinggal di kontrakan teman," ujar David. (ase)

 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

DKI Tak Lagi Operasi Yustisi atas Pendatang Baru, ini Alasan Anies

"Kita kebijakannya adalah kesetaraan."

img_title
VIVA.co.id
12 Juni 2019