Tergugat Tak Hadir, Sidang Kasus Vaksin Palsu Ditunda

Suasana ruang sidang kasus vaksin palsu.
Sumber :
  • VIVA.co.id / Anwar Sadat

VIVA.co.id – Sidang kasus vaksin palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 11 Agustus 2016, ditunda hingga dua minggu ke depan. Hal ini karena empat pihak tergugat tak hadir dalam sidang perdana tersebut.

img_title BPOM Temukan 38 Produk Herbal Ilegal, Ada Obat Kuat hingga Jamu Pelangsing! Ini Daftar Lengkapnya

Sidang yang berlangsung di ruang Atmaja Pengadilan Negeri Jakarta Timur tersebut diawali dengan menanyakan kehadiran pihak-pihak terkait. Pihak yang hadir yaitu penggugat Maruli Silaban yang diwakili enam pengacaranya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun empat pihak tergugat yaitu Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda, dokter Muhidin, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tak hadir dalam sidang perdana tersebut.

img_title Digugat Rp9,5 Triliun soal Merek Denza, Ini Jawaban BYD

"Pihak penggugat yang diwakili kuasa hukumnya hadir ya? Sedangkan pihak tergugat satu sampai empat tidak ada yang hadir," kata pimpinan sidang hakim Novvry Tammy, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 11 Agustus 2016.

Menurut Novvry, dari surat panggilan pengadilan yang dilayangkan kepada empat pihak itu, hanya RS Harapan Bunda dan dokter Muhidin yang  mengonfirmasi telah menerima surat panggilan. Namun, keduanya tidak menghadiri sidang. Sedangkan Kemenkes dan BPOM belum mengonfirmasi surat panggilan dan tidak hadir di pengadilan.

img_title BYD Digugat Rp9,5 Triliun, Begini Isi Tuntutannya

"Kementerian Kesehatan sudah dipanggil tapi rilisnya belum datang, BPOM juga sudah dipanggil tapi rilisnya belum datang," ujar Novvry.

Untuk itu, hakim menyatakan akan memanggil ulang semua tergugat. Pemanggilan akan dilakukan melalui delegasi Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Hal itu akan memakan waktu dua minggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hakim lantas menutup sidang dan memutuskan menunda sidang sampai Kamis, 25 Agustus 2016.

"Gimana sidang mau jalan, tergugat enggak ada. Jadi bapak-bapak kuasa penggugat sudah tahu ya, sidang ini ditunda dua minggu yang akan datang dengan acara sidang memanggil tergugat," ujarnya.

Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Perkara Pemerasan Izin Tinggal WNA Rp145,5 Miliar

Mantan Wamen Imipas periode 2024–2026, Silmy Karim, menjalani sidang perdana dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA di PN Tipikor, hari ini.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut