7.000 Ton Sampah per Hari, Apa Langkah Pemerintah
- Irwandi Arsyad - VIVA.co.id
Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, 400-500 ton dari 7.000 ton sampah yang dihasilkan per hari berasal dari sungai-sungai yang ada di Jakarta.Â
Untuk itu, sejak pukul 12.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB, sekitar 50 Pasukan Oranye diterjunkan ke jalanan Ibu Kota untuk membersihkan flyover, underpass, jalan-jalan protokol. Selain itu, ada sekitar 4.000 PHL Pasukan Oranye yang disebar di waduk, sungai, pantai, pesisir, sampai Kepulauan Seribu.
"Sekarang, orang Jakarta sudah takut buang sampah di sungai karena sungainya sudah bersih. Beda dengan 4 atau 5 tahun lalu," katanya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, mengemukakan sejak 5 tahun terakhir, kalangan dunia usaha memulai upaya menuju praktik kemasan yang berkelanjutan, di antaranya berbagai inovasi kemasan seperti pengurangan berat pada bobot kemasan, aktif dalam pengelolaan sampah, pemberdayaan bank sampah dan pelaku sektor informal daur ulang, hingga pembersihan pantai secara rutin.
"Saat ini, pemerintah tengah menyusun road map nasional terkait pengelolaan sampah beserta upaya percepatan pengelolaan sampah. Terkait dengan itu, kita perlu memperkuat data dan informasi, khususnya jenis-jenis sampah, karakteristiknya, hingga pemetaan infrastruktur pengelolaan sampah," ucapnya.
Data sampah nasional ini, kata Siti Nurbaya, nantinya akan berguna untuk menetapkan prioritas penanganan dan rekomendasi yang tepat, sebelum menentukan peta jalan menuju percepatan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. (one)