Polisi Lepas Terduga Peneror Bom Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal disterilisasi jelang kedatangan Raja Salman
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Danar Dono

VIVA.co.id – Polda Metro Jaya mengklarifikasi satu orang pelaku terduga peneror bom Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Setelah dilakukan pemeriksaan, terduga yang ditangkap polisi ternyata bukan pelaku teror.

img_title Korupsi MBG Klaster Motor Listrik: 5.565 Unit Tak Ada Baterai-Pelat Nomor, Padahal Bayar Lunas 19.269 Unit

Awalnya, polisi mengamankan Iyus Lesmana, pelaku terduga peneror tersebut. Ternyata, hasil pengembangan, yang mengirim pesan singkat soal ancaman bom di Masjid Istiqlal itu bukan dilakukan Iyus, melainkan seorang berinisial MD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Hendy F Kurniawan mengatakan atas dasar itu polisi melepas Iyus. Alasannya, Iyus tidak meneror dengan mengirim pesan singkat.

img_title Bukan Cuma Soal Keterampilan, Ini Alasan Ada Batas Usia untuk Punya SIM

Hendy mengungkapkan, saat teror bom terjadi, ponsel dan kartu SIM milik Iyus sedang diperbaiki oleh MD, karena rusak. MD merupakan penyedia jasa perbaikan ponsel.

"Dari hasil penyelidikan bahwa HP sekaligus SIM card yang bersangkutan selama satu minggu lebih sedang diperbaiki. Sehingga terhadap Iyus Lesmana dilakukan pelepasan sebagai tersangka," kata Hendy di Jakarta, Sabtu 3 Juni 2017.

img_title Pesan Tegas Prabowo ke Prajurit TNI: Jiwa dan Ragamu Bukan Milikmu Lagi

Saat ini, terduga pelaku teror bom di Masjid Istiqlal, MD, berhasil diamankan jajaran kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan kepolisian, 1 unit handphone Nokia E63, 1 unit handphone Samsung, 1 unit handphone Polytron C 283, 1 unit handphone Prince Mobile, 1 unit SIM card, 1 unit Kartu Tanda Penduduk MD dan 11 unit buku bacaan tentang agama.

Ilustrasi WhatsApp. (FOTO: GettyImage)

WhatsApp Mulai Uji Fitur Pesan Terjadwal, Bisa Kirim Otomatis hingga Dua Minggu

WhatsApp mulai menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Pengguna bisa mengatur pengiriman teks, foto, video, dan tautan hingga dua minggu ke depan, aksesnya terbatas.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut