Masjid Bersejarah, Alasan Anies-Sandi Kumpul di Sunda Kelapa

Masjid Sunda Kelapa sepi dari peserta Tamasya Al-Maidah
Sumber :
  • VIVA.co.id/Lilis Khalisotussurur

VIVA.co.id – Hari ini, Wakil Gubernur Terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno akan resmi dilantik di Istana Merdeka. Sandi akan memulai perjalanan dari rumah, kemudian dilanjutkan ke Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat.

Masjid Sunda Kelapa Bantah Terkait Aksi Protes Hasil Pemilu di Bawaslu

Sandiaga dan Gubernur DKI Jakarta Terpilih Anies Baswedan akan bertemu di Sunda Kelapa. Dari Sunda Kelapa keduanya bersama-sama berjalan beriringan menuju ke Istana Merdeka Republik Indonesia untuk dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo.

Sandi mengungkapkan, mengapa pasangan Anies-Sandi memilih Masjid Sunda Kelapa sebagai lokasi berkumpul dan titik pertemuan. 

Ketua DPRD DKI Tetap Menolak Gelar Sidang Paripurna

Menurut Sandi, Masjid Sunda Kelapa memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi bagi Kota Jakarta.

"Sunda Kelapa tempat sentral itu momen bersejarah bagi DKI. Masjid juga melambangkan nama pelabuhan pertama dan nama Jakarta, awalnya kan (Sunda) Kelapa," kata Sandi di kediamannya di kawasan Pulo Bangkeng, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin 16 Oktober 2017.

Ahmad Dhani: Kata Pribumi Isu Seksi untuk Pemilu 2019

Menurut Sandi, tadinya ada beberapa masjid yang dipertimbangkan sebagai lokasi kumpul untuk melakukan doa bersama jelang pelantikan. Beberapa di antaranya adalah masjid Al Azhar Sisingamangaraja dan masjid At Taqwa Kebayoran Baru.

"Ada beberapa pilihan ada masjid Al Azhar dan Masjid At Taqwa tempat pertama kali bertemu, tetapi akhirnya putuskan lokasi paling dekat dan bersejarah juga memudahkan mobilisasi, ditetapkan Sunda Kelapa," ujarnya

Sandi mengatakan, beberapa momen perjalanan kampanyenya bersama Anies untuk memimpin DKI juga beberapa kali terjadi di Masjid Sunda Kelapa. Masjid Sunda Kelapa juga digunakan banyak warga untuk beribadah.

"Jadi, itu ada momennya, saya dengan Mas Anies berulang kali menyapa masyarakat, beribadah dan berinteraksi dengan masyarakat di Sunda Kelapa," ujarnya

Sandi mengatakan, akan berangkat dari rumahnya sekitar jam 14.00 WIB. "Jadi, nanti dari sini (kediaman sandi) sekitar jam 2an ya," ujarnya.

Ilustrasi Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Polri

Tas Mencurigakan di Masjid Sunda Kelapa Ternyata Berisi Baju

Seorang pria membuang tasnya di area Masjid Sunda Kelapa

img_title
VIVA.co.id
31 Desember 2019