Satu Bulan Berjalan, Bagaimana Imbas PKL Tanah Abang?

Sejumlah tenda pedagang kaki lima (PKL) berdiri di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA/Galih Pradipta

VIVA – Satu bulan lalu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengubah wajah kawasan Tanah Abang di Jalan Jati Baru Raya, Jakarta Pusat, menjadi ramah pedagang dan pejalan kaki. Bagaimana kondisinya saat ini?

img_title Polisi Tangkap 3 Orang Usai Hadang Pengendara Mobil di Pasar Tanah Abang

Seperti diketahui, penataan Tanah Abang dilakukan dengan penutupan sementara di Jalan Jati Baru Raya yang berada di depan Stasiun Tanah Abang antara pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan itu mendapatkan tanggapan yang beragam dari masyarakat Jakarta. Ada yang setuju, ada pula yang menolak karena dinilai melanggar beberapa peraturan; salah satunya penggunaan trotoar yang masih menjadi tempat berjualan pedagang.

img_title Parkir Liar di Tanah Abang Bakal Ditertibkan, Pramono: Sudah Ada Aturannya

Sementara itu, menurut warga setempat, perubahan saat ini menyulitkan warga yang tinggal di Jati Baru untuk mengeluarkan kendaraan di kawasan tersebut karena ditutup akses jalan.

Pemerintah DKI Jakarta berpendapat, bahwa tindakannya ini sudah sesuai dengan aturan yang ada, dan Pemprov DKI juga terus mengevaluasi perkembangan Tanah Abang.

img_title Viral! Pengunjung Kaget Dikenai Parkir Rp60 Ribu di Tanah Abang, Warganet: Pantas Sepi

Tim VIVA pun merangkum pendapat masyarakat Jakarta mengenai perubahan Tanah Abang. Seperti apa jawaban mereka? Lihat di Suara Jakarta.

Pasar Tanah Abang

Pasar Tanah Abang Tutup saat Tahun Baru, Dibuka Kembali 2 Januari 2026

Pusat Grosir Blok A Pasar Tanah Abang tutup pada 1 Januari 2026 dan kembali beroperasi 2 Januari. Kunjungan meningkat selama libur Natal 2025.

img_title
VIVA.co.id
29 Desember 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut