Wali Kota Kendari Terjerat OTT KPK

Mobil pelat merah milik Pemkot Kendari di depan ruang pemeriksaan Polda Sultra
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Kamarudin Egi

VIVA – Wali Kota Kendari berinisial ADP bersama ayahnya berinisial AS yang kini menjadi calon Gubernur Sulawesi Tenggara, dikabarkan terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. 

img_title Soroti Tata Kelola Tambang, Nur Alam Titip Pesan ke Prabowo: Penguasa Jangan Jadi Pengusaha!

Selain keduanya, lima orang lainnya juga dibawa KPK ke Polda Sultra. Satu di antaranya seorang pengusaha pemilik distributor cat di Jalan Syeh Yusuf, samping Hotel Athaya Kendari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ADP dan AS tiba di Polda Sultra bersama KPK, Rabu, 28 Februari 2018, pukul 05.30 WITA.

img_title Puluhan Pohon di Hutan Lindung Sulteng Tumbang dalam 3 Hari, Dua Penebang Liar Ditangkap

Hingga saat ini ADP dan AS bersama lima orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Di depan ruang pemeriksaan tampak satu unit mobil pelat merah milik Pemkot Kendari dengan nomor polisi DT 1121 E. 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sultra, Ajun Komisaris Besar Polisi Sunarto, membenarkan tim KPK memakai salah satu ruangan Mapolda. Namun mengenai kasusnya, ia enggan menjelaskan karena itu ranah KPK.

img_title Pemprov Sultra Sesalkan Ketidakhadiran Nur Alam dalam Mediasi Polemik Kepemilikan Unsultra

“Ada memang tim KPK meminjam ruangan Mapolda Sultra. Tapi mengenai kasus apa silakan konfirmasi langsung ke pihak KPK,” ujarnya.

Sunarto juga membenarkan bahwa KPK memeriksa ADP dan AS. "Ya, ADP dan AS. Sementara diperiksa sekarang," katanya. (one)

Evakuasi korban awak kapal LCT Legenda Nusantara 699 terbakar di perairan Sultra

Kapal Pengangkut Bahan Kimia Terbakar di Perairan Sultra, 2 Awak Tewas

Empat awak kapal pengangkut bahan kimia menjalani perawatan intensif di RSUD Baharuddin, Kabupaten Muna, sementara tujuh awak kapal lainnya dalam kondisi selamat.

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut