KPK dan PPATK Perkuat Kerjasama Jerat Koruptor

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VIVA – Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar pertemuan bersama Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin, Selasa, 6 Maret 2018. Pertemuan yang berlangsung di kantor KPK ini untuk memperkuat kerja sama dalam pemberantasan korupsi dan pencucian uang (TPPU).

img_title Struktur KPK Gemuk, Dewas Sudah Ingatkan Firli Bahuri Cs

"Hari ini pimpinan KPK menerima Kepala PPATK dalam rangka koordinasi perkuat kerja sama yang selama ini sudah berjalan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dikonfirmasi melalui pesan singkatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Febri mengatakan pencucian uang yang sangat lekat dengan tindak pidana korupsi menjadi salah satu fokus pembahasan antar pimpinan KPK dan PPATK. Menurut dia, kedua lembaga perlu meningkatkan kerja sama lantaran modus pencucian uang hasil korupsi semakin canggih.

img_title KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Dirgantara Indonesia

"Modus operandi penyembunyian hasil korupsi yang semakin kompleks menuntut kerja sama yang lebih erat antar institusi. Karena itulah, penguatan kerjasama KPK dan PPATK sangat dibutuhkan," lanjut Febri.  

Seperti diketahui, KPK beberapa kali menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Sejumlah tersangka diantaranya dua mantan auditor BPK Rochmadi Saptogiri dan Ali Sadli, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari, mantan Wakil Komisi V DPR Yudi Widiana, sampai Bupati Nganjuk Taufiqurrahman

img_title Anggaran Miliaran KPK untuk Mobil Dinas, Ini yang Bisa Dipilih

Lembaga antirasuah juga berhasil membongkar transaksi keuangan yang diduga dilakukan mantan Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. (ren)

Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta.

Bantah Isu Taliban, Pimpinan KPK: Adanya Militan Pemberantas Korupsi

Isu Taliban dinilai sengaja dihembuskan untuk menyerang citra KPK. Isu lama yang berulang kali dimainkan.

img_title
VIVA.co.id
26 Januari 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut