Polisi Identifikasi Perusak Gereja di Sumsel, Lebih 6 Orang

Gereja kecil atau kapel dirusak orang tak dikenal Kabupaten Ogan Ilir
Sumber :
  • VIVA/Aji YK Putra

VIVA – Polda Sumatera Selatan beserta jajaran Polres Ogan Ilir telah memeriksa 12 orang saksi terkait perusakan kapel atau gereja kecil di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, pada Kamis dini hari 8 Maret 2018 lalu.

Angin Puting Beliung Terjang Musi Rawas Utara, 58 Rumah Rusak

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, dari pemeriksaan 12 saksi, pihaknya telah menemukan titik terang untuk menangkap para tersangka. 

"Ya benar, lebih dari 6 orang dugaan pelakunya," kata Zulkarnain di Sumatera Selatan, Jumat 16 Maret 2018. 

Pengedar Yang Ditangkap di Sumsel Kaki Tangan Bandar Besar

Dari keterangan para saksi, Zulkarnain menduga bahwa sebagian pelaku saat ini telah melarikan diri dan karena itu sedang dalam pengejaran petugas. 

Selain itu, meskipun empat orang saksi yang diduga ikut sebagai pelaku perusakan, polisi masih belum bisa menaikkan status mereka lantaran masih mencari bukti yang kuat. 

9 Lokasi di Sumsel Berlakukan Tilang Elektronik Mulai 1 Februari

"Di kampung itu (lokasi kejadian) ada empat orang. Tapi satu lagi sudah lari. Keberadaannya sudah diketahui, tinggal cari yang lain," ujarnya.

Sementara Kapolda Sumsel menduga tidak ada unsur SARA dalam kasus perusakan Kapel. Para pelaku diklaim polisi melakukan hal tersebut sebagai tindakan kriminal murni. (one)

Mahasiswa dan milenial tergabung dalam Ganjar Milenial Sumatera Selatan (Sumsel)

Cara Mahasiswa-Milenial Sumsel Dukung Ganjar Jadi Presiden 2024

Ratusan mahasiswa dan milenial yang tergabung dalam Ganjar Milenial Sumsel deklarasikan dukungan terhadap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pronowo jadi presiden 2024.

img_title
VIVA.co.id
2 Maret 2022