Banyak Calon Jenderal Polisi Nganggur, Tito Pusing

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian sedang pusing menghadapi fenomena banyak anggota polisi calon jenderal. Tapi mereka tak bisa jadi jenderal akibat menganggur atau tak punya jabatan.

Tito mengatakan, hal ini terjadi akibat adanya kesalahan di masa lalu yang menyebabkan perekrutan anggota Polri melebihi kapasitas. Oleh sebab itu, banyak anggota yang hanya berpangkat komisaris besar atau calon jenderal tidak juga menyandang bintang satu

Tito mengatakan, fenomena ini layaknya leher botol yang tersumbat. Ia menuturkan, jumlah jenderal memang dibatasi dan tidak banyak. Sejauh ini, Tito menuturkan ada sekitar 289 jenderal polisi bintang satu, dua dan tiga.

"Mulai terasa sekarang. Mereka yang lulus sekolah, sudah kombes. Terjadi penumpukan di kombes. Bottleneck menuju bintang (jenderal). Jumlah bintang enggak banyak. Bintang tiga ada sembilan. Bintang dua hampir 60 orang. Bintang satu hampir 220.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Mendagri Tjahjo Kumolo

“Sementara jumlah kombes yang baru keluar, analisis kebijakan dan lainnya yang sudah selesai sekolah hampir 400-an," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 27 Maret 2018.

Menurut Tito, masalah perekrutan ini masih cukup kecil pada angkatan tahun 1982. Sekiranya ada 46 orang lulusan menurut Tito pada tahun tersebut, jumlah itu semakin bertambah. Tapi mencapai pada batas yang melebihi keperluan.