Kapolri Ungkap Identitas Pelaku Bom Polrestabes Surabaya

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memberi keterangan terkait bom Surabaya.
Sumber :
  • Rahmad Noto (Surabaya)

VIVA - Empat pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya dipastikan satu keluarga. Identitas sementara keluarga ini tinggal di daerah Krukah Surabaya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya terdiri dari bapak ibu dan tiga anak. Salah satu anak pelaku, perempuan berusia 8 tahun, selamat dari ledakan.

Kondisinya luka-luka dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur. Adapun sang ayah berinisial TM, warga Krukah, Surabaya.

"Kami sudah punya datanya, masih kami crosscek dulu. 90 persen satu keluarga, kalau sudah jelas kami jelaskan lagi," ujar Tito.

Terkait kabar ada pelaku lain yang ditangkap atas ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Tito belum memastikan.

"Saya tidak tahu, sementara satu anak kecil yang sedang dirawat di rumah sakit," katanya. 

Suasana di sekitar Mapolrestabes Surabaya pascaledakan bom

Usai bom meledak, tampak berdiri seorang anak perempuan berjilbab, sempoyongan. Anak itu berdiri di samping sebuah mobil. Petugas dan sejumlah orang memanggil-manggil anak itu agar menjauh dari lokasi. 

Ratusan Terduga Teroris Ditangkap, 20 Tewas Didor

Baca juga: Jokowi: Saya Tak Habis Pikir, Anak Kecil Disuruh Ngebom

Seorang petugas yang sigap, langsung menggendong anak itu sambil berlari menjauh dari lokasi. Petugas dan sejumlah orang yang berada di dalam area Polrestabes berteriak takbir, "Allahu Akbar". Baca Cerita Polisi Selamatkan Anak Terduga Pengebom Polrestabes (ase)

14 Teroris Jatim Segera Disidang di Surabaya
Arthur Irawan saat memperkuat Persebaya Surabaya

On This Day: Teror Bom Surabaya Bikin Persebaya Geram

Teror bom sempat terjadi di Surabaya pada 13-14 Mei 2018. Ini sampai membuat duel Persebaya Surabaya ditunda.

img_title
VIVA.co.id
14 Mei 2021