Polisi Hati-hati Sikapi Kasus Bocah SD Hamili Siswi SMP

Siswi SMP dihamili bocah SD tak bisa nikah tanpa ketetapan PA.
Sumber :
  • Polda Jawa Timur

VIVA - Kepolisian Resor Tulungagung belum mengusut kasus bocah sekolah dasar berinisial HEM (14 tahun) yang diduga kuat menghamili siswi yang baru lulus SMP, DEN (16). Polisi menunggu kesimpulan dan rekomendasi dari tim Unit Layanan Perlindungan Sosial Anak Integratif pemerintah kabupaten setempat terkait kasus tersebut.

img_title Ayah Kandung di Maluku Ditangkap Polisi Atas Dugaan Pencabulan Anak

Kasus itu terkuak setelah DEN menjalani pemeriksaan medis di Pusat Kesehatan Masyarakat Boyolangu karena keluhan kurang sehat. Hasil pemeriksaan diketahui ternyata DEN hamil enam bulan. Setelah ditanya, remaja putri itu mengaku berhubungan badan lebih dari sekali dengan kekasihnya, HEM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulungagung, Ajun Komisaris Polisi Mustijat Priyambodo, mengatakan pihaknya menurunkan tim dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak didampingi tim Dinas Sosial sosial mengklarifikasi kasus itu ke pihak keluarga kedua pihak, begitu kasus tersebut viral di media sosial.

img_title Eks Kapolres Ngada Jalani Sidang Perdana Kasus Pencabulan Anak, Digelar Tertutup

Polisi hati-hati menangani kasus itu karena, baik pelaku maupun korban, sama-sama di bawah umur. Sejauh ini, lanjut Mustijat, Polres Tulungagung beberapa kali menangangi kasus pencabulan atau persetubuhan hanya korbannya yang di bawah umur.

"Kalau pelakunya di bawah umur rasanya belum pernah," kata Mustijat saat dihubungi VIVA pada Rabu, 23 Mei 2018.

img_title Buron 3 Tahun, Tersangka Kasus Pencabulan Anak di Serang Ditangkap Polisi

Karena itu, lanjut dia, Polres mendorong Unit Layanan Perlindungan Sosial Anak Integratif menangani itu. Pada Kamis ini, 24 Mei 2018, unit tersebut dijadwalkan menggelar rapat untuk menyimpulkan masalah itu. Polisi akan menindaklanjuti jika ada semacam rekomendasi dari unit tersebut atau menerima laporan.

"Kalau sampai hari ini belum ada yang melapor," ujar Mustijat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bagian lain, kata Mustijat, HEM dan DEN belum dinikahkan kendati keluarga kedua pihak sepakat berdamai dan menikahkan sejoli ingusan itu. Kantor Urusan Agama setempat menolak permohonan nikah mereka karena di bawah umur. KUA baru akan menerima jika ada ketetapan dari Pengadilan Agama.

"Hasil klarifikasi kami, masih akan dinikahkan. Artinya belum," kata Mustijat.

Juru Bicara MA Yanto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Total Hukuman Mario Dandy Usai Kasasi Ditolak MA: 18 Tahun Penjara Akumulasi Dua Kasus

Mahkamah Agung menyatakan total hukuman pidana penjara yang harus dijalani terdakwa Mario Dandy Satrio adalah selama 18 tahun, yang merupakan akumulasi dari dua perkara.

img_title
VIVA.co.id
26 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut