Harimau Sumatera Gegerkan Permukiman, BKSDA Pasang Perangkap

Kambing untuk menjebak harimau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Sumber :
  • Andri Mardiansyah

VIVA – Seekor harimau Sumatera kembali membuat geger warga. Kali ini, harimau menghebohkan masyarakat di kawasan Ngalau Baribuk, RT06 RW03, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat. 

img_title Harimau Sumatera Terjebak di Kantor BRIN Agam Usai Kejar Anjing, Aktivitas Kantor Ditutup

Sejak dua hari lalu, warga setempat digegerkan oleh keberadaan seekor Harimau Sumatera yang memiliki nama latin Panthera Tigris itu. Bahkan, tak cuma menampakkan diri, tiga ekor kambing milik warga setempat, tak luput dari keganasan si Raja Rimba tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Plt Lurah Batu Gadang Erisman, keberadaan harimau Sumatera tersebut diketahui pertama kali oleh seorang warganya bernama Deri pada Sabtu pagi, 25 Agustus 2018. Saat itu, Deri mendapati dua ekor kambing miliknya mati dalam kandang dengan luka pada bagian leher.

img_title Gelaran Global Tiger Day 2024, Suarakan Misi Konservasi Harimau Sumatera

Penasaran, kata Erisman, Deri pun mencoba mencari tahu penyebab kematian dua ekor kambingnya. Saat mengitari area di sekitar kandang, Deri melihat harimau Sumatera tengah memangsa seekor kambing miliknya di balik semak belukar.

"Di dalam kandang itu ada tiga ekor kambing. Yang dua ditemukan mati dalam kandang, satu lagi di luar kandang. Matinya dimangsa Harimau," kata Erisman, Senin, 27 Agustus 2018

img_title Harimau Sumatera Ditemukan Mati Dengan Leher Terlilit Sling Jerat 

Usai melihat harimau tengah memangsa kambingnya lanjut Erisman, Deri pun bergegas lari ke pemukiman untuk memberitahu hal itu kepada warga lain. Selang tak berapa lama, warga ditemani petugas kepolisian, mendatangi lokasi kejadian. Tiba di lokasi, warga pun hanya menemukan sisa tubuh kambing yang menjadi mangsa harimau itu. "Kita juga sudah lapor kejadian ini ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam," ujar Erisman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Hutan BKSDA Sumbar, Zulmi Gusrul menyebutkan, usai mendapati laporan itu, pihaknya mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan monitoring. Mereka juga memastikan apakah benar ada harimau Sumatera yang masuk ke pemukiman.

BKSDA juga sudah memasang satu unit box trap dengan diisi umpan seekor kambing. Rencananya, siang ini, tim akan kembali lagi ke lokasi box trap untuk melihat kondisi. "Box trap sudah kami pasang. Siang ini kami akan cek lagi ke lokasi," ujar Zulmi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut