Iuran BPJS Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Skema Lain

Iuran BPJS Kesehatan dirancang naik 100 persen.
Sumber :
  • M Yudha Prastya/VIVA.co.id

VIVA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, menegaskan usulan kenaikan iuran BPJS Kesehatan tengah dikaji oleh komisi terkait di lembaganya. Intinya, kajian itu berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam membayar iuran BPJS Kesehatan setelah dinaikkan. 

img_title RS Mitra BPJS Kesehatan Bertambah, Peserta JKN Kian Mudah Jangkau Faskes

"Usulan pemerintah sedang dikaji di komisi terkait. Apakah kenaikan itu kita pandang dapat terjangkau oleh masyarakat atau terlalu tinggi, nanti akan kita bahas," kata pria yang karib disapa Bamsoet di Kuta, Rabu 4 September 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati begitu, Bamsoet meminta kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam membayar iuran BPJS Kesehatan.

img_title BPJS Kesehatan Buka Suara soal Kabar Penonaktifan PBI JK

"Intinya, pemerintah perlu mempertimbangkan kemampuan masyarakat dalam membayar iuran BPJS Kesehatan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, menegaskan bahwa kenaikan iuran BPJS Kesehatan jelas-jelas memberatkan masyarakat. 

img_title Ada 53 Demo di Jakarta Hari Ini, Begini Langkah Polda Metro

"Apalagi dalam situasi ekonomi seperti sekarang, pasti berat. Saya kira pemerintah harus memikirkan cara lain. Tidak perlu kenaikan BPJS Kesehatan," ujar Fadli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia meminta BPJS Kesehatan dievaluasi. Sebab, besarnya utang dan kerugian yang diderita mengindikasikan ada kesalahan pengelolaan. 

"Kesehatan itu kan pelayanan yang harus diterima masyarakat. Mereka bayar pajak. Skema BPJS ini harus dievaluasi, apakah dari direksi atau sistemnya yang salah," katanya.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman

Dudung Tegaskan Pemerintah Hormati Kritik, tapi Ingatkan Peserta Demo soal Ini

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah menghormati aspirasi dan kritik yang disampaikan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut