Hari Ini Eks Sekretaris MA Nurhadi Jalani Sidang Vonis

Eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

VIVA – Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono, akan menghadapi sidang putusan hari ini, Rabu, 10 Maret 2021. Keduanya akan divonis, terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam pengurusan perkara di MA.

img_title Korupsi Klaim Fiktif BPJS Ketenagakerjaan, 3 Terdakwa Divonis hingga 7 Tahun

Sidang pembacaan amar putusan terhadap Nurhadi dan Rezky, rencana digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta sekira pukul 16.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya (putusan untuk terdakwa Nurhadi dan Rezky). Dijadwalkan pukul 16.00 WIB," kata penasihat hukum Nurhadi, Maqdir Ismail saat dikonfirmasi awak media.

img_title Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Peras Tan Kian Rp55 Miliar agar Tak Jadi Tersangka

Baca juga: Menteri PMK Tinjau Christine Hakim dan Meriam Bellina Disuntik Vaksin

Maqdir berharap, majelis hakim dapat memutus bebas Nurhadi dari segala dakwaan yang disusun oleh tim Jaksa KPK. Maqdir mengklaim, bahwa fakta persidangan tidak membuktikan dakwaan jaksa.

img_title Kasus Korupsi Chromebook, Vonis Ibam Diperberat Jadi 5 Tahun Penjara

"Kami harapkan pengadilan berpihak kepada keadilan dan kebenaran sesuai fakta persidangan, bukan framing yang dilakukan oleh pihak tertentu. Kami berharap Pak Nurhadi dibebaskan dari segala dakwaan," imbuhnya.

Sebelumnya, Jaksa KPK menuntut majelis hakim memvonis 12 tahun penjara terhadap Nurhadi. Sedangkan menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono dituntut 11 tahun penjara.

Jaksa meyakini Nurhadi dan Rezky Herbiyono menerima gratifikasi senilai Rp37.287.000.000 dari sejumlah pihak yang berperkara di lingkungan pengadilan tingkat pertama, banding, kasasi, hingga peninjauan kembali (PK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Nurhadi dan menantunya juga diyakini jaksa telah menerima suap sebesar Rp45.726.955.000 dari Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto. 

Uang suap tersebut diberikan agar memuluskan pengurusan perkara antara PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN) terkait dengan gugatan perjanjian sewa menyewa depo kontainer.

WNA pembunuh Dewhinta Anggary (DA), cucu dari seniman Betawi mendiang Mpok Nori (tengah)

Nasib Pembunuh Cucu Mpok Nori, Hakim Jatuhkan Vonis 20 Tahun Penjara

Rashad Fouad Tareq Jameel, terdakwa pembunuhan Dewhinta Anggary, cucu seniman Betawi mendiang Mpok Nori, dijatuhi hukuman 20 tahun penjara oleh PN Jakarta Timur.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut