Jumlah ASN Perempuan di Padang yang Gugat Cerai Suami Meningkat

Ilustrasi vonis pengadilan.
Ilustrasi vonis pengadilan.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Jumlah kasus aparatur sipil negara (ASN) perempuan di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, yang menggugat cerai suaminya selama Januari hingga September 2021 tercatat 27 orang, meningkat 42 persen bila dibandingkan tahun 2020 yang sebanyak 19 orang.

"Pada 2020 ASN perempuan yang menggugat cerai suami sebanyak 19 orang, tahun ini hingga September 2021 sudah mencapai 27 orang," kata Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Padang Agustini di Padang, Kamis, 30 September 2021.

Menurut dia, secara umum penyebab utama masalah gugatan cerai masih didominasi oleh persoalan ekonomi.

Sebelum sampai ke tahap pemberian izin pihaknya selalu melakukan mediasi mulai dari memberikan nasihat hingga menyarankan untuk tetap mempertahankan rumah tangga.

"Biasanya kami mediasi secara terpisah, dari berkas pengajuan yang masuk ada juga yang akhirnya mengurungkan niat untuk bercerai," kata dia.

Ia menyampaikan jika PNS ingin bercerai, sebelum disidang oleh Pengadilan Agama akan meminta surat rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian.

"Sebelum surat rekomendasi diberikan biasanya akan dilakukan peninjauan untuk dikabulkan atau ditolak," kata dia.