DPR Soroti Maraknya Asuransi Unit Link yang Dikeluhkan Masyarakat

Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Ketua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Sumber :
  • VIVA/Anwar Sadath

VIVA – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menerima keluhan dari masyarakat terkait maraknya keluhan nasabah yang mengadukan soal asuransi unik link. Dasco menyoroti persoalan ini karena posisi nasabah yang menderita kerugian.

"Nasabah tidak bisa disalahkan 100 persen. Dan, pihak perusahaan asuransi juga tidak bisa dibenarkan 100 persen," tutur Dasco, dalam keterangannya, Kamis, 21 Oktober 2021.

Dia menyebut dalam praktiknya penyampaian produk asuransi unit link oleh agen marketing hanya menitikberatkan dalam hasil investasi. "Hasil investasi yang menggiurkan, sehingga tidak sedikit nasabah yang merasa terkelabui," lanjut Dasco.

Maka itu, ia meminta pihak kepolisian bisa mendalami persoalan tersebut karena diduga ada pihak yang dirugikan. Ia bilang, aparat juga perlu mengambil tindakan tegas agar dana nasabah yang merasa dirugikan bisa dikembalikan.

Ilustrasi asuransi perjalanan.
Photo :

Ilustrasi asuransi perjalanan.

Kemudian, Dasco menyoroti cara agen asuransi yang menawarkan produk unit link dengan memakai ilustrasi asumsi hasil investasi yang tinggi.

"Saat ditawarkan agen marketing yang ditekankan adalah ilustrasi keuntungan dari investasi, lalu tanda tangan ilustrasi dan membayar, kemudian barulah polis asuransi datang," tutur Ketua Harian Partai Gerindra tersebut.