Wakil Ketua Nonaktif DPRD Jabar Ade Barkah Divonis Penjara Dua Tahun

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Barkah Surahman.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Barkah Surahman.
Sumber :
  • Adi Suparman/ Jabar

VIVA – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung menjatuhkan vonis hukuman penjara selama dua tahun kepada Wakil Ketua nonaktif DPRD Jawa Barat Ade Barkah atas kasus suap Bantuan Provinsi Jawa Barat pada 2019 untuk Kabupaten Indramayu.

Majelis hakim menyatakan Ade Barkah terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 11 Jo pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 Pasal 64 ayat (1) KUHPidan atau sebagaimana dakwaan ketiga.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Ade Barkah Surahman bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana dua tahun penjara, denda Rp100 juta subsidair tiga bulan kurungan," ujar Ketua Majelis Hakim Surachmat di Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung, Rabu, 3 November 2021.

Selain hukuman penjara, Ade dijatuhi wajib membayar uang pengganti sebesar Rp750 juta majelis hakim mencabut hak politik Ade Barkah. 

Vonis hukuman hakim lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntut dengan hukuman penjara lima tahun dan denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan.

Ade bersama Siti Aisyah dan Abdul Rozak Muslim melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga dipandang perbuatan berlanjut. "Yakni menerima hadiah atau janji, yaitu beberapa kali menerima pemberian uang yang totalnya sejumlah Rp 750 juta," katanya.

Ilustrasi pengadilan.

Ilustrasi pengadilan.

Photo :
  • Pixabay