AKBP Budher Terjunkan Tim Trauma Healing ke Korban Banjir Kota Batu

Trauma Healing Untuk Korban Banjir Kota Malang
Trauma Healing Untuk Korban Banjir Kota Malang
Sumber :
  • VIVA/ Ahmad Farhan Faris

VIVA – Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto bergerak cepat bersama elemen kebangsaan lain, membantu korban banjir di Kampung Putih, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur pada Jumat, 5 November 2021.

Pria yang akrab disapa Budher ini, mengirim bantuan berupa logistik, sarana dan prasarana kepada masyarakat yang menjadi korban bencana banjir yang menerjang Malang sejak Kamis sore, 4 November 2021.

“Kami tidak hanya memberi bantuan dan tenaga, melainkan menerjunkan Satgas Sama Ramah Tim Trauma Healing,” kata Budi melalui keterangannya pada Jumat, 5 November 2021.

Anak-anak Perlu Pendampingan

Banjir bandang di Kota Batu Jawa Timur.

Banjir bandang di Kota Batu Jawa Timur.

Photo :
  • VIVA/Lucky Aditya (Malang)

Menurut dia, Satgas Sama Ramah Tim Trauma Healing ini untuk memberikan pendampingan psikologi bagi korban yang terdampak bencana banjir, terutama anak-anak.

“Kita berharap semoga musibah ini cepat berlalu dan warga bisa kembali ke rumahnya untuk beraktifitas seperti biasa,” ujar mantan Kapolres Kota Batu ini.

Sebelumnya diberitakan, banjir bandang di anak Sungai Brantas tidak hanya melanda daerah Kota Batu saja. Banjir bandang meluas dan turun hingga ke Kota Malang. Akibatnya, ratusan rumah dan beberapa fasilitas umum dilaporkan rusak.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, laporan sementara 149 rumah dilaporkan rusak. Sementara banjir bandang di Kota Batu merusak rumah warga yang berada di wilayah Jatimulyo, Samaan, Rampal Celaket (Kampung Putih) dan Kedungkandang (Kota Lama).

"Jatimulyo ini terparah, ada 61 rumah terdampak. Kalau Kampung Putih ada 51 rumah. Lalu Samaan ada 30 rumah di RW 2 RT 11 dan di Kedungkandang ada 7 Rumah," kata Sutiaji pada Kamis, 4 November 2021.

Pemkot Malang kemudian membuat posko pengungsian di kawasan wisata Senaputra. Data sementara total warga yang harus diungsikan karena rumahnya rusak atau terendam banjir bandang sebanyak 452 jiwa. Mereka merupakan warga Jatimulyo, Samaan, dan Kampung Putih.

"Di Jatimulyo ini pengungsinya sekitar 200 jiwa, hampir sama dengan yang di Kampung Putih ada 175-an. Wilayah Samaan pengungsinya sekitar 100 sampai 150-an. Kebutuhan dasar makanan dan lainnya kita siapkan. Dapur umum kita taruh di Senaputra," ujarnya.

Diketahui, banjir bandang terjadi di Kota Batu, Jawa Timur. Puluhan rumah tertimbun material lumpur, kayu, batu dan lainnya akibat banjir ini. Intensitas hujan tinggi menjadi salah satu penyebab banjir bandang terjadi di kota yang berada di dataran tinggi atau pegunungan ini.