Tembakan Senpi Buat Bocah Luka, Bripka MW Terancam Dipecat dan Dibui

Senjata api (foro ilustrasi)
Senjata api (foro ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

VIVA – Nabila Putri Moha, bocah berusia 7 tahun menjadi korban peluru nyasar di rumahnya di kawasan Desa Hulawa, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu dini hari lalu, 1 Desember 2021. Akibatnya, Nabila mengalami luka di paha kanan.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono mengatakan, peluru tersebut diduga berasal dari senjata milik seorang polisi bernama Bripka MW yang tengah mabuk

"Hasil penyelidikannya mengarah kepada seorang oknum anggota Polri Bripka MW yang pada saat kejadian dalam kondisi mabuk di bawah pengaruh minuman keras," kata Wahyu kepada wartawan, Jumat 3 Desember 2021.

Bripka MW merupakan personel Polres Gorontalo Utara yang kini menjabat sebagai Bintara Unit Samapta Polsek KP3 Anggrek. Ia disebut membuang tembakan ke arah atas dari dalam mobil yang dikendarainya di sekitar jalan Bengawan Solo.

Polisi tersebut, lanjut Wahyu, saat ini tengah diperiksa secara intensif oleh penyidik. Jarak lokasi Bripka MW membuang tembakan dengan tempat kejadian perkara (TKP) kurang lebih sekitar 300 meter. 

Menurutnya, polisi tengah melakukan pendalaman melalui pemeriksaan Laboratorium Forensik terhadap logam yang diduga sebagai proyektil peluru tersebut. 

"Agar tidak bolak balik, nantinya senpi yang sudah diamankan dan benda logam mirip proyektil akan dikirim bersamaan guna mengetahui apakah indentik atau bukan," lanjutnya.