4 Kepala Daerah Berlatar Arsitek Berpeluang Pimpin IKN Nusantara

Desain Garuda untuk Istana Negara di Ibu Kota Negara Baru.
Desain Garuda untuk Istana Negara di Ibu Kota Negara Baru.
Sumber :
  • Tangkapan kamera @suharsomonoarfa.

VIVA – Presiden Joko Widodo, tengah melakukan berbagai macam persiapan untuk pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Salah satunya yakni mengenai siapa yang akan memimpin atau kepala otorita di wilayah IKN baru tersebut.

Dalam sebuah kesempatan Presiden Jokowi sempat mengatakan bahwa ingin Ibu Kota dipimpin oleh seorang arsitek yang memiliki pengalaman menjadi seorang pemimpin daerah. Sosok tersebut harus juga memiliki kualifikasi yang mumpuni sebagai pemimpin.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Wandy Tuturoong, menyebut memang idealnya adalah seseorang yang memiliki latar belakang membangun sebuah kota. Itu akan menjadi poin tambahan untuk menjadi Kepala otorita IKN baru.

"Tentu yang paling ideal adalah yang memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang kepemimpinan membangun sebuah kota dengan segala kompleksitasnya itu jadi poin plus. Pertimbangan presiden bisa dari mana saja termasuk dari apa yang berkembang di ruang publik," kata Wandy yang dikutip Kamis 20 Januari 2022.

Berikut daftar Arsitek yang juga memiliki pengalaman memimpin sebuah daerah:

1. Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Photo :
  • VIVA/Sherly

Gubernur Jawa Barat ini sebelumnya pernah bekerja sebagai dosen arsitektur di Institut Teknologi Bandung. Banyak karya yang sudah dibuat Ridwan Kamil baik di dalam maupun di luar negeri.

Lulusan Universitas California Berkeley ini telah membuat sejumlah bangunan yang menjadi icon diantaranya Museum Tsunami Aceh di Banda Aceh, Sekolah anti gempa di Pangalengan Bandung dan Ridwan Kamil juga mendesain kawasan elit di Kuningan Jakarta.

2. Tri Rismaharini

Menteri Sosial Tri Rismaharini

Menteri Sosial Tri Rismaharini

Photo :
  • Biro Humas Kemensos

Menteri  Sosial yang juga mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini merupakan jebolan sarjana di jurusan Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan lulus pada tahun 1987. Risma melanjutkan pendidikan pascasarjana Manajemen Pembangunan Kota di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, lulus pada tahun 2002.[

Pada 4 Maret 2015, ia mendapatkan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS).[14] Gelar kehormatan tersebut diberikan dalam bidang Manajemen Pembangunan Kota di Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.

Risma pernah meraih enghargaan The 2013 Asian Townscape Award dari Perserikatan Bangsa-Bangsa atas dedikasinya menata Taman Bungkul sebagai taman terbaik se-Asia pada tahun 2013.

Pada Februari 2015, Tri Rismaharini dinobatkan sebagai wali kota terbaik ketiga di dunia versi World City Mayors Foundation atas keberhasilannya dalam mengubah wajah Kota Surabaya dari yang kumuh penataannya menjadi kota yang lebih hijau dan tertata rapi.

Baca: Siapa Suka Pindah Ibu Kota

3. Danny Pomanto

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Photo :
  • VIVA/Irfan