Suntik Vaksin Kosong ke Siswa SD di Medan, Dokter G Jadi Tersangka

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat beri keterangan pers
Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat beri keterangan pers
Sumber :
  • VIVA.co.id/Putra Nasution

VIVA – Polisi menetapkan dokter berinisial G sebagai tersangka karena memberikan vaksin kosong ke seorang siswi Sekolah Dasar (SD) berinisial O (11) di Medan, Sumatera Utara. Video penyuntikan vaksin kosong itu sempat viral di media sosial.

"Penanganan vaksinasi diduga tidak berisikan vaksin. Saya sampaikan laporan, proses penanganan sudah ditarik Polda. Penyidik juga meningkatkan perkara ini, ke penyidikan dan menetapkan satu tersangka yaitu dokter G," kata Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak di Mako Polda Sumut, Sabtu 29 Januari 2022.

Panca mengatakan pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap kandungan cairan vaksin di dalam tubuh anak berinsial O tersebut. Namun, dari pemeriksaan itu tidak ditemukan kandungan vaksin di dalam tubuh bocah tersebut.

"Penyidik sudah lakukan pemeriksaan terhadap saksi termasuk melakukan pemeriksaan secara laboratorium terhadap anak yang viral itu terkait dengan kandungan imun yang ada di dalam tubuhnya," sebut Panca.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, Panca mengungkapkan pihaknya tak melakukan penahanan terhadap dr G. Kemudian, proses penyelidikan tetap terus dilakukan.

"Sementara belum ditahan, karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun," tutur jenderal bintang dua itu.

Petugas kesehatan di Medan vaksinasi kosong kepada Anak SD.

Petugas kesehatan di Medan vaksinasi kosong kepada Anak SD.

Photo :
  • Instagram @medantau.id