Luhut: Pintu Masuk Internasional di Bali Akan Dibuka 4 Februari 2022

Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan.
Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • M Yudha P/VIVA.co.id

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan hasil rapat terbatas Presiden Joko Widodo dengan para menteri, Senin, 31 Januari 2022. Dalam rapat ini Presiden mengingatkan kepada jajaran menteri untuk terus menerapkan prinsip kehati-hatian akibat melonjaknya kenaikan kasus COVID-19 ini. 

"Untuk itu, pemerintah hari ini terus memonitor jumlah pergerakan kasus konfirmasi secara harian. Selain itu, pemerintah juga melihat beragam aspek seperti angka keterisian rumah sakit hingga jumlah vaksinasi di daerah," kata Luhut, dalam konferensi pers virtual, Senin, 31 Januari 2022.

Hal ini, kata Luhut, dimaksudkan agar langkah cepat dan terukur yang selalu diminta oleh Presiden dapat benar-benar dilakukan dengan baik, bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan kondisi yang semakin memburuk. Segala langkah yang disiapkan penuh dengan perhitungan berdasarkan data-data lapangan dan masukan dari berbagai ahli di bidangnya.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Photo :
  • Kemenko Marves

Selain itu, Luhut juga menyampaikan bahwa pintu masuk internasional di Bali akan kembali dibuka. Pembukaan itu akan dilakukan pada tanggal 4 Februari 2022.

"Hari ini pemerintah juga menyampaikan bahwa akan membuka kembali pintu masuk internasional di Bali pada tanggal 4 Februari 2022. Hal ini dimaksudkan untuk kembali menggencarkan ekonomi Bali yang sudah cukup terdampak akibat pandemi ini," kata Luhut.

Namun, pemerintah tetap akan melakukan pembukan secara bertahap bertingkat dan berlanjut. Pembukaan pintu masuk Bali, kata Luhut, hanya diperuntukkan bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) non-PMI. 

"Selain peraturan karantina akan tetap mengikuti edaran surat edaran yang berlaku. Saat ini Bali juga menyediakan dua opsi tambahan untuk karantina PPLN, yakni karantina bubble dimulai di 5 hotel terlebih dahulu dengan total 447 kamar dan 6 kapal live on board yang sudah tersertifikasi CHSE oleh Kemenparekraf," ujar Luhut.