Misuh-misuh Wayang Khalid Basalamah
- Gus Miftah Official
Kontroversi dimulai ketika Gus Miftah membacakan syair puisi bernada sindiran menohok ke Ustaz Khalid Basalamah yang mengharamkan wayang. "Haruskah wayang diganti film film tentang cerita agama produk asing, yang membiayai setiap jengkal pergerakan dan pemberontakan atas nama agama,"
"Kamu siapa? Aku tahu jenggotmu panjang tapi belum tua, wajar tak tahu budaya dan tatakrama," ungkap Gus Miftah dari salah satu bait puisinya. Ia pun menyadari apa yang dia sampaikan akan viral esok hari, dan jadi bulan-bulanan netizen. "Mesti saya dibully," sahutnya
Gus Miftah saat pagelaran wayang di Ponpes Ora Aji
- Gus Miftah Official
Kontroversi berlanjut ketika dalang mulai memaikan lakon wayang. Dalam suatu adegan, Dalang Ki Warseno Slenk nampak mengeluarkan sosok wayang berjanggut dengan peci dan pakaian berwarna merah muda. Penampilan wayang tersebut mengundang gelak tawa penonton.
Sosok wayang yang mirip Ustaz Khalid Basalamah dipertemukan dengan tokoh pewayangan lainnya seperti Hanoman, Gatot Kaca dan Arjuna. Kemudian, wayang berjanggut itu dipertemukan wayang dengan lakon pekerja seks komersial (PSK). Ada dialog seperti sedang tawar-menawar, lagi-lagi menuai tawa penonton.
Puncaknya, wayang berjanggut dipertemukan dengan karakter wayang Prabu Baladewa. Pada bagian itu, wayang berjanggut dan peci itu beberapa kali diamuk dan digebuk Baladewa hingga remuk.
"Nek koe ra seneng wayang ra sah kakehan cangkem koe," kata Dalang. Saking mangkelnya, si dalang beberapa kali membanting wayang berjanggut dengan umpatan. Wey, bajinxxx, bajinxxxx, ayo diremukke" ungkapnya meminta kru dalang untuk meremukkan wayang berjanggut tersebut.
Lagi-lagi, adegan itu disambut gelak tawa penonton.
Â
Adegan wayang mirip Ustaz Khalid Basalamah digebuk hingga remuk itu pun menuai kontroversi netizen. Tak sedikit yang mengkritik Gus Miftah karena dinilai berlebihan dan tidak mencerminkan keteduhan seorang ulama.Â
Politikus Gerindra yang juga pemerhati budaya, Fadli Zon pun mengkritik video pagelaran wayang yang memperlihatkan salah satu tokohnya memakai peci dan berjenggot yang dikaitkan dengan Ustaz Khalid Basalamah, dipukuli dalam adegan perang melawan tokoh wayang lain.Â
Fadli mengatakan seharusnya kebudayaan tidak digunakan untuk memupuk dendam dan memecah belah. "Apa kita harus tertawa puas melihat adegan ini?" kata Fadli melalui akun twitternya @fadlizon, Senin, 21 Februari 2022.