MK Tolak Gugatan Gatot Nurmantyo Soal Ambang Batas Capres

Ketua MK Anwar Usman memimpin sidang putusan (ilustrasi)
Ketua MK Anwar Usman memimpin sidang putusan (ilustrasi)
Sumber :
  • Youtube MK

VIVA – Mahkamah Konstitusi atau MK, menolak gugatan yang diajukan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Joko Yuliantono dan juga mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, terkait dengan ambang batas pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden.

Pembacaan putusan terhadap gugatan tersebut, diputuskan secara terpisah pada masing-masing penggugat.

Dalam putusannya, MK menyebut bahwa pemohon tidak memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan tersebut. Walau dalam kapasitasnya, seperti pemohon Ferry bukan atas nama Partai Gerindra, sehingga tidak melampirkan persetujuan partai.

"Berdasarkan UU Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan seterusnya. Amar putusan, mengadili menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima," kata Ketua Majelis Hakim Anwar Usman, dalam pembacaan amar putusan, Kamis 24 Februari 2022.

MK beranggapan, persoalan jumlah pasangan capres dan cawapres yang akan berkontestasi dalam pemilu, tidak ada korelasinya dengan norma Pasal 222 UU Nomor 7 tahun 2017. Karena tidak membatasi jumlah pasangan capres dan cawapres.

Meski demikian, ada empat hakim yang menyatakan disenting opinion atau pendapat berbeda. Yakni Hakim Manaham MP Sitompul, Hakim Enny Nurbaningsih, Hakim Suhartoyo, dan Hakim Saldi Isra.

Gugatan Gatot

Halaman Selanjutnya
img_title