Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, Ganjar Siagakan Perbatasan Jateng

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberi penjelasan terkait antisipasi PMK.
Sumber :
  • tvOne/ Teguh Joko Sutrisno

VIVA – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak membuat banyak pihak was-was. PMK sudah ditemukan di beberapa daerah di Jawa Timur.

Bertemu SBY, Sudaryono Dapat Restu Demokrat Maju Jadi Jateng 1?

Sebagai pemangku wilayah yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kepada jajarannya untuk siaga di wilayah perbatasan.

"Kita siaga hepatitis anak dan kesehatan hewan. Khusus penyakit mulut kuku ini sudah ada di Jawa Timur. Kita border perbatasan," ujar Ganjar di sela acara evaluasi arus mudik-balik bersama Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 11 Mei 2022.

PKB Usung Kadernya Yusuf Chudlori Jadi Cagub Jateng di Pilkada 2024

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Photo :
  • VIVA/Teguh Joko Sutrisno

Siaga di perbatasan, lanjutnya, dilakukan dengan mengisolasi hewan ternak dari Jawa Timur. Komunikasi dengan Kementerian Pertanian juga terus dilakukan, termasuk menggerakkan surveilans untuk kesehatan hewan di Jawa Tengah.

Petani di Semarang Dukung Sudaryono Jadi Gubernur Jateng, Alasannya Selaras Program Pemerintah Pusat

Sejauh ini, kata Ganjar, Kementan telah mengambil langkah awal untuk menangani kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan.

"Kementan akan segera memusnahkan penyakit tersebut dengan teknis yang dikuasai oleh para ahli dan dokter hewan. Pak Menteri sampaikan segera dimusnahkan itu ada teknisnya. Barangkali nanti Gubernur Jawa Timur yang akan mengeksekusi di lapangan," ujarnya. 

Ganjar menambahkan, "Nah kami siap-siap di Jawa Tengah bukan tidak mungkin itu juga kan bisa bergeser maka kenapa mesti dijaga transportasi lalu lintas hewan kita."

Sebelumnya diberitakan, ribuan sapi di Jawa Timur terinfeksi penyakit mulut dan kuku dalam sepekan ini.

Daerah Jateng di perbatasan Jatim telah mengambil langkah antisipasi. Antara lain di Wonogiri yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur. Pemerintah setempat telah membentuk tim monitoring. Tim tersebut bertugas memastikan kondisi sapi di pasar hewan, serta mengawasi distribusi hewan ternak di wilayahnya.

Laporan Teguh Joko Sutrisno

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya