Personel Brimob Pemburu Teroris MIT Poso Hanyut di Sungai Salubanga

Ilustrasi tim SAR mencari warga yang tenggelam. (Foto ilustrasi).
Ilustrasi tim SAR mencari warga yang tenggelam. (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • VIVAnews/ Dwi Royanto.

VIVA – Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian terhadap seorang anggota Brimob tergabung dalam operasi Madogo Raya yang hanyut di Sungai Salubanga, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

"Benar peristiwa itu, kami menerima informasi dari Kapolsek Sausu pada Sabtu (25 Juni 2022) pukul 19.15 WITA," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johanes di Palu, Minggu.

Ia menuturkan, berdasarkan informasi diterima, seorang personel Brimob terseret arus saat menyeberangi sungai di Desa Salubangan, Kecamatan Sausu, yang berasal dari Satuan Brimob Kepulauan Riau (Kepri) dengan identitas Brigpol Janwar Sobar Wijaya, kelahiran Bogor.

Mereka ditugaskan dalam Satuan tugas (Satgas) Madago Raya mengejar sisa teroris Poso, dan hutan Sausu menjadi salah satu jalur perlintasan sisa teroris Poso.

Satgas Madago Raya melakukan penyisiran dan pemburuan sisa DPO alias buronan kelompok militan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di wilayah operasi Madago Raya, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Satgas Madago Raya melakukan penyisiran dan pemburuan sisa DPO alias buronan kelompok militan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di wilayah operasi Madago Raya, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Photo :
  • ANTARA/Kristina Natalia

"Personel Basarnas kami kerahkan dari Pos SAR Parigi berjumlah empat personel sejak Sabtu malam. Setiba di sana personel melakukan koordinasi dengan pihak terkait, namun operasi pencarian baru dimulai hari ini bersama tim gabungan," ujar Andrias.
 
Ia memaparkan, berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) SAR, estimasi waktu pencarian dilakukan selama tujuh hari ke depan, dan operasi hari ini dimulai dari titik kejadian dan menyisir aliran sungai.

Guna kelancaran operasi, personel Basarnas dilengkapi peralatan SAR darat, satu unit mobil angkut personel, peralatan komunikasi, peralatan medis, alat pelindung diri (APD) COVID-19 dan alat pendukung lainnya.