Pelaku Perundungan Bocah hingga Tewas di Tasikmalaya Diduga 4 Orang

KPAI Kabupaten Tasikmalaya laporkan dugaan perundungan
KPAI Kabupaten Tasikmalaya laporkan dugaan perundungan
Sumber :
  • VIVA/Diki Hidayat

VIVA Nasional – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tasikmalaya Jawa Barat melaporkan kasus dugaan perundungan (bullying) yang mengakibatkan seorang anak meninggal dunia, Minggu 16 Juli 2022. Bocah berinisial PH meninggal dunia usai depresi lantaran menjadi korban perundungan dengan dipaksa menyetubuhi seekor kucing dan videonya diviralkan.

"Ya, kami sudah melaporkan kasus ini ke Unit PPA, Satreskrim Polres Tasikmalaya," ujar Ketua KPAID Tasikmalaya, Ato Rinanto, Kamis 21 Juli 2022.

KPAID, kata Ato, akan terus mengawal kasus dugaan perundungan yang dialami oleh PH, bocah 11 tahun warga Singaparna Tasikmalaya, yang meninggal dunia setelah mengalami sakit parah. Sedikitnya ada empat orang diduga pelaku perundungan terhadap PH.

"Jadi kami akan mendampingi korban maupun pelaku dalam hal ini ada empat diduga pelaku," ungkap Ato.

ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto

ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto

Photo :
  • tvOne

Alasan pendampingan terhadap pelaku tersebut dinilai sangat penting dimana setelah ramai viral pelakupun jadi shock. Selain itu, Ato mengatakan pihaknya mengkhawatirkan bahwa yang sebelumnya menjadi pelaku perundungan, kini jadi korban perundungan.

"Yang kami khawatirkan para pelaku jadi korban bully juga karena kejadian ini, karena para pelaku juga masih di bawah umur," katanya.

Lanjut Ato, pihaknya sudah berkomunikasi dengan orang tua korban maupun perangkat desa dimana orang tua korban tinggal. Kedua orang tua korban sebelumnya sudah datang ke kantor KPAID Tasikmalaya menyampaikan kasus ini.