5 Fakta Penting tentang Penyakit FLUTD pada Kucing

Kucing Maine Coon
Sumber :
  • Pixabay/miezekieze

VIVA – Seringkali diabaikan, tetapi memiliki dampak yang serius pada kesehatan kucing, Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) atau penyakit saluran kemih bawah pada kucing merupakan masalah umum yang dapat mempengaruhi kesejahteraan dan kebahagiaan kucing peliharaanmu. 

Ikhtiar Wali Kota Benyamin Tekan Kenaikan Kasus Stunting di Tangsel

Untuk memahami kondisi ini dengan lebih baik, dihimpun dari berbagai sumber, berikut fakta-fakta penting yang perlu diketahui:

1. Penyebab yang Beragam

Jelang Idul Adha, DPKP Tangerang Sebut Tak Ada Kasus PMK pada Hewan Ternak

Ilustrasi kucing berbulu putih atau kucing putih.

Photo :
  • Pexels

FLUTD pada kucing tidak memiliki penyebab tunggal yang jelas. Ini bisa disebabkan oleh kombinasi faktor-faktor seperti infeksi bakteri, urin mengkristal, peradangan kandung kemih, penyumbatan saluran kemih, atau bahkan stres. Lingkungan yang stres, makanan yang tidak sehat, atau kurang minum air yang cukup juga dapat berperan dalam perkembangan penyakit ini.

Baru Tahu Kenapa Kucing Suka Masuk Kolong Mobil, Ternyata Ini Jawabannya

2. Gejala yang Beragam

Ilustrasi kucing

Photo :
  • VIVA/Bimo Aria

Kucing yang menderita FLUTD dapat menunjukkan berbagai gejala, termasuk kucing pergi sering bolak-balik ke bak pasir, mengalami kesulitan saat buang air kecil, darah dalam urin, sering gelisah, menjilat area genital secara berlebihan, atau bahkan kehilangan nafsu makan. Penting untuk mengenali gejala-gejala ini dan segera berkonsultasi dengan dokter hewan untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.

3. Diagnosis yang Akurat Diperlukan

Ilustrasi kucing

Photo :
  • Pixabay

Meskipun gejalanya mungkin terlihat jelas, diagnosis FLUTD memerlukan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter hewan. Tes urin, pemeriksaan fisik, dan jika diperlukan, pencitraan seperti sinar-X atau ultrasound mungkin diperlukan untuk menentukan penyebab yang tepat dari kondisi kucing.

4. Makanan dan Hidrasi yang Penting

Ilustrasi kucing makan.

Photo :
  • Pixabay/NatashaG

Mengatur makanan kucing dan memastikan mereka memiliki akses yang cukup terhadap air minum bersih adalah langkah penting dalam mencegah FLUTD. Makan makanan yang kaya serat, rendah magnesium, dan tinggi air dapat membantu mengurangi risiko pembentukan kristal urine yang dapat menyebabkan penyakit ini. Menyediakan lebih banyak tempat untuk minum dan memastikan kucing memiliki akses yang mudah ke sumber air juga sangat penting.

5. Perawatan yang Diperlukan

Ilustrasi kucing

Photo :
  • Pixabay/vedanti

Perawatan FLUTD bervariasi tergantung pada penyebabnya. Ini bisa meliputi pemberian antibiotik untuk infeksi bakteri, makan makanan khusus untuk mengurangi pembentukan kristal urine, obat pereda nyeri, atau prosedur medis untuk mengatasi penyumbatan saluran kemih. Penting untuk mengikuti instruksi dokter hewan dengan cermat dan memberikan perawatan yang diperlukan untuk memastikan pemulihan yang cepat dan efektif bagi kucing.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya