Ada 2 Etika saat Berselancar di Dunia Digital, Mohon Diperhatikan

Ilustrasi digital.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA Nasional – Anggota Edukasi Antihoax Indonesia (REDAXI) Sri Sumarni menerangkan, terdapat dua etika yang berlaku di dunia digital, yakni etika tradisional dan etika kontemporer. 

img_title Penumpang Internasional Kini Bisa Punya Akses Internet di 160 Negara Tanpa Ganti Kartu SIM

Sri menjelaskan, etika tradisional adalah etika offline sebagai tata cara lama. Etika kontemporer adalah etika elektronik dan online serta tata cara teknologi. Terdapat juga Netiket dalam panduan bermedia digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Netiket adalah network etiket yang mana kita tetap menjunjung norma, sopan santun, dan tata krama dalam berinteraksi di ruang digital," ujar Sri dalam diskusi daring, Senin, 22 Agustus 2022.

img_title Tak Lagi Mati Gaya di Udara, Wi-Fi Satelit Mulai Dibawa ke Dalam Pesawat

Ilustrasi rekam jejak digital.

Photo :
  • Robert Walters China

Anggota Relawan TIK I Gusti Ngurah Wikranta Arsa mengatakan, ruang bermedia digital adalah ruang praktek berbudaya Pancasila yang merupakan nilai luhur berbangsa dan bernegara. 
"Cinta produk dalam negeri juga merupakan bentuk penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan bermedia digital," ujar I Gusti.

img_title Heboh! Informasi Pemadaman Internet Nasional 25-27 September, Komdigi Ungkap Faktanya

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif dan produktif.

Perwakilan ICT Watch Subhan Azharullah mengingatkan pentingnya keamanan data pribadi di ruang digital jangan sampai lengah. Sebab, banyak bahaya mengintai apabila tidak waspada terhadap keamanan data pribadi.

"Tidak ada yang aman 100 persen di dunia digital, selalu berpikir dan bersikap kritis jika menerima informasi di ruang digital, selalu waspada terhadap data pribadi jangan mudah membagikan dan klik link yang tidak dapat dipercaya, lebih baik sedikit lebih susah daripada rentan dalam keamanan.

Karena itu, menurut Sri, gunakanlah internet sebagai sarana berbagi informasi dan konten positif, dengan tetap mengedepankan netiket sebagai pedoman interaksi yang aman, sehat, dan positif.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali menyelenggarakan webinar dengan tema "Pemanfaatan Internet untuk Menyebarkan Konten Positif". Webinar ini diikuti oleh lebih dari 200 partisipan kaum muda milenial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Rekam Jejak Digital Sulit Dihilangkan

Ilustrasi akad nikah.

Viral Penghulu Marahi Fotografer Saat Akad Nikah, Kemenag Tegaskan Etika Pelayanan

Kementerian Agama buka suara terkait dengan video viral yang menunjukkan seorang penghulu memarahi fotografer saat prosesi akad nikah di Mojokerto. Baca selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut