Ditjen PAS Razia Lapas di Subang, Temukan Sabu dan Ganja

Ditkamtib Ditjenpas, Abdul Aris mengecek hasil razia kamar di Lapas
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Nasional – Tiga kunci Pemasyarakatan maju yakni deteksi dini, sinergi dan berantas narkotika terus digencarkan oleh Tim Satuan Operasi Pengamanan Internal (Satopspatnal) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) di sejumlah Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (UPT) lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan negara (Rutan) khususnya di wilayah Jawa.

img_title 3 Denda Tilang Terbesar di Operasi Patuh Jaya 2026

Mengacu pada Surat Perintah Direktur Keamanan dan Ketertiban nomor : PAS. 5-KP.04.01-155 tahun 2022 tentang Kegiatan Satops Patnal Pas pada tanggal 19 -21 Agustus 2022  di Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat, tim Ditjenpas terus berkomitmen untuk melaksanakan 3 kunci pemasyarakatan maju guna menjaga keadaan UPT agar tetap tertib, aman dan kondusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Keamanan dan Ketertiban (Ditkamtib) Ditjenpas, Abdul Aris, menerangkan lebih jelas bahwasannya kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan melakukan deteksi dini dan giat Satops Patnal sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, pengoptimalan tugas dan fungsi pada P2U, penguatan integritas terhadap petugas Lapas, serta melaksanakan penggeledahan rutin di blok hunian.

img_title Jangan Sampai Kena Tilang, Ini Sasaran Operasi Patuh 2026

“Kami komitmen 3 kunci pemasyarakatan maju harus tetap menjadi pedoman pelaksanaan tugas khususnya di pengamanan,” kata Abdul Aris kepada wartawan, Senin, 22 Agustus 2022.

Selain itu, menurutnya hal tersebut juga dilaksanakan adalah sebagai upaya untuk melakukan pemeriksaan dan memberi sanksi Register F terhadap narapidana yang terbukti melanggar aturan, memindahkan narapidana yang positif mengonsumsi narkoba ke Nusakambangan, melakukan pemeriksaan terhadap pejabat struktural, serta evaluasi terhadap tamping.

img_title Napi di Lapas Muaradua Tewas Dianiaya, 4 Orang Jadi Tersangka

“Tidak ada kata pembiaran bagi siapa saja yang terbukti menggunakan narkotika,” ujar mantan Kadivpas Jawa Barat ini.

Abdul Aris menambahkan berdasarkan hasil giat satopspatnal di salah satu UPT Pemasyarakatan di Jawa Barat, yakni Lapas Kelas IIB Subang saat dilakukan penggeledahan berhasil menemukan barang terlarang yakni sabu dan ganja.

Menurut Koordinator Satopspatnal, Sohiburahman, kegiatan awalnya dilakukan pada pukul 18.45 WIB,  kemudian dilanjutkan dengan apel pembagian tim untuk penggeledahan target yang telah ditentukan di Lapas Kelas IIA Subang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kegiatan satopspatnal ini merupakan salah satu upaya deteksi dini terhadap lapas dan rutan,” tegasnya.

Dari hasil giat kegiatan razia kamar dan tes urine di Lapas Kelas IIA Subang didapatkan temuan berupa yakni 2 paket ganja dengan bruto sebanyak 24,22 gram serta pipet kaca (alat hisap sabu). Kemudian sebanyak 52 narapidana dinyatakan positif metafetamin.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut