Di Solo, KA Bima Tabrak KA Gaya Baru

ilustrasi kecelakaan kereta
Sumber :

VIVAnews - Tak hanya di Pemalang, kecelakaan kereta api juga terjadi di Stasiun Purwosari Solo pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.35 WIB. Kereta Api Bima jurusan Jakarta-Surabaya menabrak Kereta Api Gaya Baru yang sedang berhenti di Stasiun Purwosari, Solo.

img_title Wakil Ketua MPR, Edhie Baskoro Yudhoyono Dorong Penguatan Tata Kelola Museum dan Galeri Seni di Indonesia

Tabrakan tersebut menyebabkan jatuhnya satu korban meninggal dunia. Sedangkan, empat korban lainya mengalami luka-luka dan di rawat di RS Kasib Ibu, Solo.

Salah satu petugas di Stasiun Purwosari, Jaka Mulyana, mengatakan tabrakan terjadi saat KA Gaya Baru tengah berhenti di posisi di jalur satu Stasiun Purwosari--yang merupakan tempat berhenti semua kereta ekonomi. Tabrakan ini disebabkan posisi gerbong Kereta Api Gaya Baru saat berhenti kurang maju.

“Jadi, gerbong yang paling belakang masih menyimpang di persimpangan rel,” ujarnya.

Akibatnya, gerbong belakang KA Gaya Baru disambar KA Bima yang melintas sembilan menit setelahnya. Gerbong tersebut rusak parah, lima penumpang terluka. Satu di antaranya lalu meninggal dunia di rumah sakit.

“Korban yang terluka berada di posisi sambungan gerbong. Sebab, saat itu kondisi gerbong penuh penumpang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsekta Laweyan, AKP Subagyo mengatakan korban tewas adalah Suryo Catur Utomo (23) yang merupakan warga Jl. Banda Jakarta Utara. Dua korban luka sudah diperbolehkan pulang. “Yang dua masih dirawat di rumah sakit,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gerbong KA Gaya Baru yang tersambar sudah ditarik ke depo Stasiun Balapan. Saat ini, kondisi di Stasiun Purwosari kembali normal. (Laporan: Fajar Sodiq, Solo | kd)

img_title Kesehatan Mental Tak Cukup dengan Curhat, Kenali Pentingnya Mengelola Emosi dan Luka Batin
Personel TNI AU saat menyiapkan bahan semai di pesawat jenis NC-212 yang melaksanakan OMC dari Lanud Sjamsudin Noor

3 Kali Terbang dalam Sehari, TNI AU Tingkatkan Operasi Hujan Buatan di Kalimantan untuk Atasi Karhutla

TNI AU meningkatkan intensitas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan untuk mempercepat turunnya hujan buatan di tengah ancaman karhutla.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut