Rocky Gerung Sebut Dirinya 'Kapolda', Harga Emas Lagi Tinggi-tingginya
- ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/am.
Jakarta, VIVA – Berita tentang akademisi Rocky Gerung yang berkelakar menyebut dirinya 'Kapolda' atau kawan politik Dasco menjadi yang terpopuler di kanal news, Jumat, 11 April 2025. Ia mengungkapkan hal itu menjawab tudingan banyak pihak soal pertemuannya dengan dengan Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua MPR RI beberapa waktu lalu.Â
Tudingan yang dilemparkan ke Rocky itu antara lain adalah dia disebut sebagai anak didik Dasco (Adidas) atau kawan binaan Dasco (Kabinda).Â
Tak kalah menarik, kabar terpopuler kedua diisi dengan viralnya ambulans berhenti di lampu merah karena takut ditilang E-TLE. Polda Metro Jaya pun memberi penjelasan bahwa jika ambulans terekam melakukan pelanggaran dan menerima konfirmasi ETLE, maka hal itu bisa disanggah dan tidak langsung dinyatakan bersalah.Â
Kemudian, berita paling banyak dibaca lainnya tentang pemerkosaan anak di bawah umur yang terjadi di Kabupaten Tanahbumum Kalimantan Selatan (Kalsel). Lalu, tentang tagihan listrik Masjidil Haram yang nilainya fantastis, dan mencerminkan masifnya kebutuhan energi untuk mengoperasikan fasilitas keagamaan terbesar di dunia ini.Â
Selanjutnya, artikel tentang harga emas yang menyentuh level tertinggi sepanjang masa. Kenaikan harga logam mulia tercatat terus memecahkan rekor setiap harinya.Â
Simak selengkapnya 5 berita terpopuler tersebut yang dirangkum dalam VIVA Round Up berikut:Â
1. Bertemu Dasco, Rocky Gerung: Saya Kapolda bukan Kabinda
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Diskusi Bareng Rocky Gerung
- Istimewa
Akademisi Rocky Gerung menyebut Wakil Ketua DPR RI Dasco sebagai kawan dalam bertukar pikiran soal politik. Bahkan, Rocky menyebut hubungannya itu dengan akronim kawan politik Dasco (Kapolda).
Rocky merespon tudingan banyak pihak soal pertemuannya dengan Dasco beberapa waktu lalu. Sebab, Rocky dituding sebagai anak didik Dasco (Adidas), atau kawan binaan Dasco (Kabinda) yang sedang ramai diberitakan.
2. Viral Ambulans Berhenti di Lampu Merah karena Takut Ditilang E-TLE, Begini Kata Polisi
Tangkapan rekaman layar CCTV saat mobil ambulans diduga menerobos lampu merah
- ANTARA/HO
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan ada mekanisme sanggahan ketika kendaraan prioritas seperti ambulans kena tilang setelah terekam kamera "Electronic Traffic Law Enforcement" (ETLE).
"Jika ambulans terekam melakukan pelanggaran dan menerima surat konfirmasi ETLE, maka hal itu bisa disanggah dan tidak langsung dinyatakan bersalah," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.