Tegas! PDIP Dukung Pilkada Langsung, Dorong E-Voting

Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh, Jamaluddin Idham
Sumber :
  • Dok PDIP

Jakarta, VIVA – PDI Perjuangan (PDIP) secara tegas menyatakan sikap untuk mempertahankan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung oleh rakyat. 

img_title Di HUT Demokrat, AHY Titip Salam ke Megawati Lewat Puan

Hal itu menjadi salah satu poin krusial dalam Rekomendasi Eksternal Rakernas I PDI Perjuangan yang dibacakan oleh Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh, Jamaluddin Idham, di Beach City International Stadium (BCIS), Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jamaluddin menyebut hak kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin di daerah tidak boleh diganggu gugat demi menjaga legitimasi pemerintahan. 

img_title Pidato AHY Disebut Sinyal Maju Pilpres 2029, PDIP Beri Komentar Begini

"Rakernas I Partai menegaskan pentingnya menjaga hak kedaulatan Rakyat untuk menentukan pemimpinnya melalui pelaksanaan pilkada secara langsung guna memperkuat legitimasi dan kepastian masa jabatan yang bersifat tetap lima tahun," kata Jamaluddin di depan para kader PDIP.

PDIP lantas merekomendasikan transformasi sistem pemungutan suara dan penguatan integritas penyelenggara sebagai salah satu solusi atas tingginya biaya politik.

img_title AHY ke Kader Demokrat: Siapkan Diri Kita, Pemilu Itu Awal 2029

Partai yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri itu mendorong penerapan teknologi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas demokrasi. 

"Rakernas I Partai mendorong pelaksanaan pilkada yang berbiaya rendah antara lain menerapkan e-voting, penegakan hukum bagi pelanggaran pemilu seperti money politic, serta mencegah pembiayaan rekomendasi calon atau mahar politik," tutur dia.

Selain isu pembiayaan, poin rekomendasi tersebut juga menekankan pentingnya pembatasan biaya kampanye serta profesionalitas penyelenggara pemilu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, sistem pilkada yang bersih akan melahirkan pemimpin yang benar-benar berdedikasi bagi kesejahteraan rakyat, bukan bagi penyokong modal.

"Setiap tahapan Pilkada harus memastikan kedaulatan ada di tangan Rakyat, bukan pada kekuatan kapital. Dengan penegakan hukum yang tegas terhadap politik uang, kita menjaga marwah demokrasi kita," pungkas Jamaluddin Idham.

Anggota Badan Pengkajian MPR RI sekaligus anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta

Komisi III DPR Soroti Pencegahan Korupsi dalam Program Koperasi Merah Putih

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, I Wayan Sudirta, menilai program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih perlu dibangun dengan sistem pencegahan korupsi sejak awal.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut