6.564 Gempa Susulan Tercatat di NTT hingga Hari Ini, Kapan Akan Berakhir?
- [Istimewa]
VIVA –Gempa susulan setelah gempa Flores bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, terus bertambah. Hingga Senin, 24 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 6.564 gempa susulan.
"Hingga tanggal 24 Agustus 2026, total gempa bumi susulan tercatat 6.564. Magnitudo terbesar 6,2. Magnitudo terkecil 1,1, magnitudo di atas 5 tercatat 33. Gempa susulan dirasakan 140," demikian keterangan resmi BMKG, Senin.Â
BMKG menyebut berdasarkan grafik peluruhan mulai nampak pola penurunan sehingga gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu.
Sementara itu gempa bumi terbaru terjadi pada pukul 13.22.02 WIB dengan magnitude 4,0 dengan pusat gempa berada di darat 36km Timur Laut Ruteng-Manggarai dengan kedalaman 10km. BMKG menghimbau untuk masyarakat tetap berhati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi.Â
Korban Gempa NTT kembali Bertambah
Hingga Minggu sore 23 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, berdasarkan data Baadn Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban jiwa akibat gempa bumi NTT kembali bertambah 4 orang menjadi 91 orang.
"Sebanyak 91 jiwa atau bertambah 4 jiwa dari hari sebelumnya," ujar Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers.
Korban meninggal tersebar di tujuh kabupaten/kota. Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 32 orang, disusul Manggarai Timur sebanyak 31 orang. Sementara itu, Nagekeo mencatat 14 korban meninggal. Berikutnya Sikka enam orang, Ngada lima orang, Ende dua orang, serta Manggarai Barat satu orang.
Dari total korban tersebut, BNPB mencatat 40 orang merupakan laki-laki dan 48 perempuan. Sedangkan tiga korban lainnya masih dalam proses identifikasi sehingga jenis kelaminnya belum diketahui.
Bukan hanya menelan korban jiwa, gempa juga menyebabkan banyak warga mengalami luka. Hingga kini, BNPB mencatat 1.286 orang terluka. Berdasarkan kelompok usia, korban meninggal terdiri dari 39 lansia, empat batita, satu balita, 12 anak dan remaja, serta 35 orang dewasa.
Di sisi lain, Berton menyampaikan jumlah pengungsi akibat gempa bumi di NTT saat ini bertambah menjadi 161.084 jiwa. Adapun tiga kabupaten tertinggi adalah kabupaten Manggarai (46.519 jiwa), Nagekeo (34.256 jiwa), dan Manggarai Timur (31.372 jiwa).