Menhan: Konflik Sabah Jangan Meluas ke Indonesia

Tentara Malaysia Berpatroli di Kampung Tanduo
Tentara Malaysia Berpatroli di Kampung Tanduo
Sumber :
  • REUTERS/Departemen Pertahanan Malaysia/Handout\

VIVAnews - Demi mengantisipasi meluasnya konflik Sabah, TNI memperketat penjagaan di wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia. Jarak daerah konflik di Malaysia itu dengan perbatasan Indonesia sekitar 150 kilometer (km).

"Yang penting jangan ada kebocoran yang terjadi di wilayah kita," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Jakarta, Rabu, 20 Maret 2013.

Purnomo berharap Malaysia dan Filipina mampu menyelesaikan konflik tersebut secara diplomatik. "Pada Jumat ini, Menteri Luar Negeri Filipina akan bertemu dengan Menlu Marty Natalegawa, salah satu agenda pertemuan itu adalah membahas masalah ini," katanya.

Purnomo juga berharap bahwa melalui forum Jakarta International Defense Dialogue (JIDD), segala persoalan perbatasan dengan negara tetangga bisa diatasi dengan diplomasi. "Diplomasi merupakan cara yang baik untuk mengantisipasi ketegangan yang terjadi dengan negara tetangga akibat persoalan perbatasan," kata Purnomo.

Sebagaimana luas diberitakan bahwa konflik senjata di Sabah melibatkan tentara Malaysia dengan Kesultanan Sulu. Puluhan korban dilaporkan tewas dalam kontak senjata ini.

Semula, konflik terisolir di Lahad Datu. Namun, kini meluas hingga ke wilayah Semporna yang jaraknya terpaut 300 km. Meluasnya konflik itu menambah jumlah daftar korban tewas dari kedua kubu.

Menurut Minda News, sebuah kantor berita di Mindanao, korban telah mencapai 27 orang. Sebanyak 14 di antaranya adalah orang Sulu, tujuh tentara Malaysia, seorang pemilik rumah tempat Agbimuddin tinggal di desa Tanduo, dan Imam Maas dan keempat putranya.