Empat Tewas Akibat Banjir Indramayu

Kendaraan terjebak banjir di jalur Pantura, Indramayu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
VIVAnews
- Banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat dalam sepekan terakhir ini mengakibatkan korban jiwa, Rabu 22 Januari 2014. Di Indramayu, banjir telah menelan empat korban sedangkan di Subang dua orang.


Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Pol Mochamad Iriawan mengatakan, empat korban dari Indramayu meninggal karena terbawa arus banjir. "Di Subang meninggal karena diserang penyakit, kedinginan, dan kurang makanan," katanya saat ditemui di Mapolrestabes Bandung.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Pol Martinus Sitompul mengatakan, selain korban meninggal, kepolisian juga mencatat tiga warga Kabupaten Indramayu hilang terbawa arus banjir. "Saat ini masih kami cari," katanya.
Ramalan Zodiak Selasa 7 Mei 2024, Aries: Hari Menyenangkan Telah Diramalkan untuk Anda


5 Kiat Manfaatkan AI Generatif Microsoft Copilot, Nomor Terakhir Jangan Disepelekan
Ketinggian air di 144 desa dari 24 Kecamatan di Kabupaten Indramayu sudah surut. Namun di beberapa jalur lalu lintas masih terdapat antrean, khususnya di Jalur Pantura.

Prabowo Ingin Bikin Presidential Club, Politikus PDIP: Itu Cuma Gimmick-gimmick Aja Nanti

"Dari arah Cirebon ke Jakarta arus lalu lintas lancar, namun ada antrean di Sukra, perbatasan Subang, sepanjang 6 kilometer. Dari arah Jakarta ke Cirebon arus tersendat di Losarang akibat genangan air setinggi 40 cm," katanya.
Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3, Mahfud MD Rapat di Gedung High End, Jakarta Pusat

Kalah di Pilpres 2024, Ini Kegiatan yang Bakal Dilakukan Mahfud Selanjutnya

Cawapres nomor urut tiga Mahfud MD memilih membesarkan gerakan masyarakat atau civil society dan kembali ke kampus.

img_title
VIVA.co.id
7 Mei 2024