Din: Kasus Singkil PR Semua Pihak

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Din Syamsuddin.
Sumber :
  • ANTARA/Reno Esnir
VIVA.co.id
Jusuf Kalla Ungkap Peran Penting Ulama
-  Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menegaskan bahwa insiden pembakaran rumah ibadah di Singkil Aceh tak bisa dibenarkan dengan dalih apa pun, oleh siapa pun dan di mana pun.  

MUI Jawa Barat Minta Produsen Mi Bikini Ganti Kemasan
"Kita belum selesai soal Tolikara, aksi lain justru dilakukan oleh kelompok lainnya juga,"  kata Din di kantor MUI, Jalan Proklamasi 51, Jakarta Pusat, Kamis 15 Oktober 2015.

MUI: Terorisme Bukan Jihad
Untuk itu, Din meminta Pemerintah dan semua pihak terkait bersungguh-sunguh dalam menyelesaikan masalah seperti ini. Sehingga kedepannya masalah serupa tak terulang kembali.

"Ini menuntut kita sungguh-sungguh untuk mengatasinya. Kalau tidak boleh jadi akan terulang dan terulang lagi," kata Din.

Din juga berharap kepada semua tokoh dan pemeluk agama harus lebih mendalami pesan agama masing-masing. Itu agar kerukunan antar umat beragama bisa tetap terjalin.

"Ini pekerjaan rumah buat semua agama. Tetapi khususnya umat Islam dan Kristen," ujar Din.

Sebelumnya, insiden pembakaran rumah ibadah kembali terjadi. Sebuah gereja di Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Selasa, 13 Oktober 2015 dibakar sekelompok massa. Akibatnya satu orang tewas dan beberapa orang lainnya luka-luka.

Tak cuma itu, akibat kekhawatiran kerusuhan meluas, ribuan warga Aceh Singkil memilih mengungsi ke Sumatera Utara. Tercatat, 1.900 pengungsi itu kini ditampung di tiga wilayah di Sumut.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya