Menkominfo: Konten Media Perlu Ditata Lagi

Menkominfo Rudiantara
Sumber :
  • Eka Permadi

VIVA.co.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, menilai, perlu penataan konten dan medium dalam pers Indonesia. Hal ini terutama untuk menghadapi persaingan media di era Masyarakat Ekonomi ASEAN.

"Perlu penataan kembali pedoman dari sisi konten dan medium tanpa perlu kembalikan pendulum ke arah sebelumnya (sebelum reformasi)," kata Rudiantara di Mataram, Sabtu 6 Februari 2016, dalam kaitan peringatan Hari Pers Nasional.
 
Rudi memaparkan, ada banyak medium dalam dunia pers Indonesia. Masing-masing medium memiliki konten yang berbeda dan hal itu yang harus menjadi perhatian utama.
    
"Media darling dan media sosial di dalamnya ada karyanya, tidak masuk dalam kaidah Undang-Undang Pers. Bagi insan pers dan pemerintah sangat mudah menolaknya, namun bagaimana dengan masyarakat," tanyanya.
    
Menurut Rudiantara, saat ini, masyarakat menerima informasi apa pun dari semua media secara utuh. Kondisi tersebut menjadi tantangan insan pers untuk memberikan literasi positif kepada publik.
Pengamat: RI Butuh Aplikasi yang Ramah Jaringan
    
Ia mengatakan, memberikan literasi positif pada masyarakat sangat penting. Upaya ini agar masyarakat bisa memilah secara cepat dan tepat konten yang sesuai kaidah jurnalistik.
Ini Pemenang Tender Proyek Palapa Ring
    
"Kecepatan dan ketepatan sebuah berita bergantung pada kapasitas serta kompetensi wartawan, sehingga institusinya harus mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan. Selain itu, kewajiban organisasi media seperti Dewan Pers, PWI, AJI, IJTI, dan lainya untuk menambah kemampuan para wartawan," tuturnya. 
Ini Cara Google Bikin Keok ISIS di Internet
Danny Januar

Daftar Tiga Desa Jadi Percobaan Internet Terpadu

Tiga desa itu akan dikawal oleh startup

img_title
VIVA.co.id
2 Agustus 2016