BMKG Akan Cabut Peringatan Tsunami

Ilustrasi lokasi gempa Mentawai.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memastikan bahwa kemungkinan terjadinya tsunami pasca gempa di Mentawai sangat kecil. Mereka tak melihat tanda-tanda, misalnya air di pantai surut.

img_title Gempa 5,8 SR Guncang Mentawai, Sebagian Warga Berhamburan Keluar Rumah

"Kami akan segera, sesuai SOP, mencabut peringatan tsunami," kata Kepala BMKG, Andi Eka Sakya, dalam perbincangan dengan tvOne, Rabu, 2 Maret 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eka membantah adanya informasi-informasi yang menyebut terjadi air surut di pantai di Aceh. Dia menegaskan kabar itu tidak benar. "Kami punya kantor di sana," tegasnya.

img_title Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Mentawai, Getarannya hingga Bukittinggi

Meskipun demikian, sebelum benar-benar dicabut, ia tetap meminta masyarakat waspada dan tidak panik. Dia mengakui, penyurutan air laut memang berbahaya.

"Sampai sekarang belum dilaporkan mengenai hal- hal tersebut," tuturnya.

img_title Mentawai Diguncang Gempa Magnitudo 5,0, Dipicu Aktivitas Sesar

Disebutkan bahwa gempa sebesar 7,8 SR, terjadi pada 19:49:47 WIB. Pusat gempa di laut, 793 km Barat Daya Padang, dengan kedalaman 10 km. (ase)

Ilustrasi gempa Mentawai.

Diguncang Gempa Magnitudo 5.8, Warga Padang Berhamburan Keluar Rumah

Pusat gempa berada 3 kilometer Tenggara, Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dirasakan kuat getarannya di Kota Padang

img_title
VIVA.co.id
5 Mei 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut