Tak Ada Sumber Air, Kebakaran Hutan di Jambi Meluas

Ilustrasi kebakaran hutan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rony Muharrman

VIVA.co.id – Petugas tim gabungan pemadam kebakaran lahan kawasan hutan peyangga Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, Kabupaten Tebo, Jambi, mengalami kesulitan menghadapi kobaran api yang yang terus meluas di kawasan itu.

Mungkinkah Fatwa Agama Cegah Kebakaran Hutan di Indonesia?

Berdasarkan data tim Manggala Agni, Dinas Kehutanan Kabupaten Tebo, sejak sepekan terakhir, kobaran api kini sudah meluas hingga ke delapan titik terpisah di sekitar kawasan hutan itu.

Daerah terluas yang dilumat si jago merah berada di sekitar kawasan hutan produksi atau di luar konsesi hutan tanaman industri, tepatnya berada di bibir taman nasional.

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Agustus 2020

Kepala Operasi Mangga Agni, Ramses Siregar, mengatakan selain karena kobaran terus meluas, kesulitan utama yang dihadapi tim gabungan pemadam api yang terdiri dari personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Manggala Agni, untuk memadamkan titik api ialah ketiadaan sumber air.

"Kita membutuhkan air sedangkan di lokasi sulit sekali menemukan sumber air untuk pemadaman," kata Ramses, Sabtu, 20 Agustus 2016.

RUU Cipta Kerja, Jokowi Lemahkan Penegakan Hukum Lingkungan

Sementara itu, menurut Ramses, diduga ada unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran hutan di wilayah Bukit Tiga Puluh itu.

"Kuat dugaan karena adanya aktivitas pembukaan lahan baru oleh masyarakat, dengan cara membakar lahan," kata Ramses.

Laporan Bayu Alfarizi dari Jambi

Ilustrasi: Satgas penanganan kebakaran hutan dan lahan Kepolisian.

Penampakan Kebakaran Lahan Gambut di Jambi

Petugas gabungan langsung turun memadamkan titik api.

img_title
VIVA.co.id
4 Juli 2020