Polisi Ringkus Penjual Kulit Harimau Sumatera

Kulit harimau Sumatera.
Kulit harimau Sumatera.
Sumber :
  • viva.co.id/Putra Nasution

VIVA.co.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meringkus tiga orang tersangka sindikat pedagang satwa liar yang dilindungi. Mereka kedapatan membawa kulit Harimau Sumatera, yang dijual senilai Rp70 juta.

Ketiga pelaku perdagangan kulit Harimau itu masing-masing bernama Edy Murdani (37), warga Jalan Puskesmas, Gang Mawar, Medan Sunggal, Kota Medan, Sunandar alias Asai (61), warga Jalan Brigjen Katamso, Medan, Kota Medan  dan Budi alias Akheng (34), warga Jalan Berlian Sari, Medan Johor, Kota Medan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) dari Polda Sumut, Kombes Pol Toga Panjaitan, mengatakan ketiga tersangka ditangkap pada hari Jumat 14 Oktober 2016 lalu. Pelaku diciduk di Medan setelah polisi menyamar sebagai pembeli kulit harimau.

"Penangkapan dilakukan setelah anggota kita melakukan undercover buy," jelas Toga kepada wartawan di Markas Polda Sumut, Senin siang, 16 Oktober 2016.

Toga menuturkan proses penangkapan berawal saat petugas yang melakukan penyamaran. Kemudian, tersangka dan aparat kepolisian sebagai pembeli melakukan komunikasi hingga menjadwalkan transaksi dengan Edy di Hotel Madani, Medan.

Pria itu sepakat menjual kulit harimau seharga Rp70 juta. Selanjutnya, dilakukan transaksi. Jual-beli berlangsung di kamar 415 Hotel Madani. Tidak mau menunggu lama Edy langsung disergap. Setelah diinterogasi, dia mengaku membeli kulIt harimau dari seseorang bernama Udin di Kecamatan Tunom, Aceh Jaya.

"Kulit harimau dia beli Rp3 juta, sedangkan kulit tringgiling dibeli Rp1 juta," jelas Toga.