Kebaktian Kembali Digelar di Sabuga, Pengamanan Empat Ring

Ilustrasi polisi mengamankan kegiatan.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) kembali digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat. Kali ini, KKR dijaga ketat aparat keamanan dengan melibatkan 500 personel polisi.

img_title Pramono Larang Ormas Sweeping Rumah Makan Selama Bulan Ramadhan

Kegiatan keagamaan umat Nasrani jelang perayaan Natal ini kembali digelar setelah sebelumnya mendapat penolakan oleh dua organisasi kemasyarakatan pada 6 Desember 2016. "Beberapa langkah preventif sudah dilakukan agar kegiatan nanti bisa berlangsung aman dan lancar. Ada lebih 500 personel yang terdiri atas polisi terbuka maupun tertutup, baik Dalmas maupun Brimob," ungkap Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo, di Bandung, Jawa Barat, Jumat, 23 Desember 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pelaksanaan kali ini, pola pengamanan diberlakukan dengan ketat, yakni empat ring dibuat untuk mengantisipasi adanya pihak yang memaksa masuk. Ring I terdapat di auditorium Sabuga, ring II di halaman, ring III gerbang masuk, dan ring IV pada lalu lintas.

img_title Surabaya Terapkan Jam Malam Mulai Hari Ini, Anak Nongkrong Bakal Disweeping

Hendro menjelaskan, hasil koordinasi dengan forum kerukunan antarumat beragama, kegiatan KKR ini dipastikan tidak akan ada penolakan seperti sebelumnya. "Sampai saat ini, saya dan wali kota sudah beri pemahaman. Sejauh ini disepakati, sampai saat ini tidak ada (penolakan)," kata Hendro.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menambahkan, aktivitas keagamaan harus dilindungi karena dijamin oleh undang-undang dan bagian dari hak setiap warga negara. "Saya harus menyampaikan bahwa Anda yang menggelar kegiatan harus dilindungi selama sesuai dengan undang-undang. Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran lagi. Jadi kalau begitu, tidak perlu takut lagi," kata Ridwan Kamil.

img_title Wakil Bupati Garut Geram ke Ormas, Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis.

MUI Tak Mau Ada Sweeping Rumah Makan saat Ramadhan, Minta Hormati Orang Berpuasa

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis meminta masyarakat tak melakukan sweeping atau razia sepihak terhadap warung makan yang buka selama Ramadhan.

img_title
VIVA.co.id
20 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut