Sorot 429

Geger Vaksin Palsu hingga Virus Zika

Protes Kasus vaksin palsu di Bekasi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/M. Ali. Wafa

Vaksin ulang    

img_title MDP Watch, MGBKI dan PDUI Sambut Baik Putusan MA Gugurkan Puluhan Pasal Aturan Kesehatan

Seorang anak di-vaksinasi ulang di Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta, Senin, 18 Juli 2016. (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibarat menebus dosa akan kurangnya pengawasan, akhirnya pemerintah memutuskan untuk melakukan vaksinasi ulang terhadap bayi dan anak yang diketahui terkena vaksin palsu. 
Program tersebut merupakan hasil rapat Satgas Vaksin Palsu, gabungan dari Bareskrim Polri, Kementerian Kesehatan, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang telah dibentuk sebelumnya.

img_title Profesor UCL Ungkap Kunci Ketahanan Kesehatan, Pencegahan Penyakit Perlu Dimulai Sejak Dini

"Kemenkes akan segera memberikan vaksinasi ulang terhadap anak-anak yang terdata mendapatkan vaksin palsu. Vaksinasi ulang akan dimulai dari klinik di Ciracas," ujar Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Maura Linda Sitanggang, di Kemenkes, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2016.

Tercatat ada 197 bayi menerima vaksin palsu. Vaksinasi ulang kemudian dilakukan di 14 rumah sakit dan 37 fasilitas kesehatan yang tercatat menjual vaksin palsu di sembilan kota provinsi di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Pekanbaru, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Batam, dan Serang.

img_title Respons Menohok Wamenkes hingga Airlangga soal Rp200 T Lari ke Luar Negeri buat Berobat

Selain itu, Satuan Tugas Penanganan Vaksin Palsu membuka 50 posko layanan imunisasi ulang di wilayah Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Di posko ini, masyarakat juga bisa memeriksakan kesehatan anak.

IDAI juga mengungkapkan bahwa vaksinasi ulang adalah cara yang tepat untuk memberikan perlindungan terhadap korban. Vaksin anak, menurut IDAI, masih berpengaruh bila diberikan hingga usia 18 tahun. Karena itu, anggapan bahwa bayi dan anak sudah terlewatkan usia untuk diberi vaksin, dipatahkan oleh organisasi dokter tersebut.

Menurut rekomendasi IDAI, setidaknya ada 14 jenis vaksin yang diperuntukkan bagi usia 0 hingga 18 tahun, yaitu hepatitis B, polio, BCG, DTP, Hib, rotavirus, influenza, campak, MMR, tifoid, hepatitis A, varisela A dan HPV. IDAI menyarankan bahwa vaksinasi ulang akan mencakup vaksin-vaksin wajib tersebut.

Darurat wabah zika sepanjang tahun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poster peringatan bahaya virus Zika di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (REUTERS/Beawiharta)

Belum juga reda soal urusan vaksin palsu, Indonesia harus dihadapkan dengan virus zika yang tengah merebak di banyak negara. Pada September 2016, pemerintah Indonesia mengumumkan status darurat zika.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut