Komnas HAM: Aparat Tak Perlu Takut Ormas Pembuat Onar

Ilustrasi/Salah seorang peserta unjuk rasa dari organisasi kemasyarakatan (Ormas).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Imdadun Rahmat meminta, aparat penegak hukum berani menindak tegas para pelaku tindak kekerasan atau pembuat onar yang dilakukan oleh anggota organisasi kemasyarakatan (ormas).

img_title DPR Nilai Revisi UU Ormas Belum Perlu, Sarankan Pemerintah Buat PP untuk Mengawasi

"Harus ada tindakan hukum yang tegas terhadap berbagai peristiwa pelanggaran hukum yang dilakukan oleh ormas-ormas yang mengedepankan kekerasan itu, apapun namanya," kata Imdadun, Selasa, 17 Januari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia lalu mencontohkan kejadian bentrokan antarormas yang terjadi di Bandung beberapa waktu lalu. Menurutnya, jika konflik antarormas itu dibiarkan, dapat berdampak pada rasa superior organisasi masyarakat yang dapat menyebabkan ormas-ormas itu merasa kebal hukum.

img_title Menteri Natalius Pigai soal UU Ormas: Kami Dukung Revisi Demi Majukan Demokrasi

"Kedua belah pihak harus diproses hukum, baik kekerasan yang dilakukan oleh GMBI terhadap FPI, maupun kekerasan balasan yang dilakukan FPI terhadap GMBI," ujarnya.

Selain itu, ia juga menanggapi sejumlah aspirasi yang belakangan ini santer di media sosial terkait dengan desakan agar pemerintah membubarkan FPI karena dinilai sering membuat onar atau keresahan masyarakat.

img_title Jumlah Ormas di Indonesia Capai 550 Ribu, Jawa Timur Catatkan Angka Tertinggi!

Menurut Imdad, aspirasi yang menginginkan pembubaran FPI adalah hal yang wajar. Kendati demikian, ia menegaskan, bahwa pembubaran ormas seperti FPI tidak bisa dilakukan karena dengan pernyataan atau petisi saja, melainkan harus ada putusan pengadilan yang meminta ormas tersebut dibubarkan.

Lebih jauh ia mengatakan, polemik konflik antarormas yang terjadi belakangan ini adalah salah satu potret yang menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam melakukan pembinaan terhadap ormas di Indonesia masih minim.

Dengan demikian, ia berharap agar pemerintah dapat melakukan pembinaan yang lebih intensif terhadap ormas-ormas yang terdaftar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebebasan berorganisasi itu masih dijamin oleh negara, tetapi bahwa berorganisasi tidak lantas kemudian karena lebih kuat itu lalu semena-mena melakukan pengerusakan, membatasi, dan menghalangi hak asasi orang lain, nah itu harus ditegakkan hukumnya.”

(mus)

ormas terbanyak

Provinsi dengan Ormas Terbanyak

Di Indonesia, keberadaan ormas telah menjangkau hampir seluruh wilayah, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga lingkungan terkecil seperti RT dan RW.

img_title
VIVA.co.id
7 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut