Tambang Batu Bara Meledak di Sawahlunto

Seorang pekerja korban ledakan sebuah tambang batu bara dirawat di Sawahlunto, Sumatera Barat, pada Rabu siang, 29 Maret 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah

VIVA.co.id - Tambang batu bara milik PT Bara Mitra Kencana (BMK) dilaporkan meledak di Sawahlunto, Sumatera Barat, pada Rabu siang, 29 Maret 2017. Sedikitnya dua pekerja tambang dilaporkan terluka akibat ledakan itu dan segera dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

img_title Bahlil Bidik PNBP Sektor ESDM Tembus Rp165 Triliun pada 2026, Begini Realisasinya

Berdasarkan informasi yang dihimpun VIVA.co.id, kedua pekerja tersebut mengalami luka bakar cukup serius sekira 80 persen. Suri Hamdazir, Ketua II Radio Antar-Penduduk Indonesia Sumatera Barat, mengabarkan kepada VIVA.co.id bahwa para korban sudah dirawat tim medis RSUD Sawahlunto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum diketahui detail tentang penyebab ledakan itu. Jumlah korban pun belum dipastikan, ada korban lain atau hanya dua pekerja yang sudah dirawat di RSUD.

img_title Masih Jadi Primadona, Penggunaan Batu Bara yang Efisien Dorong Konsumsi Jangka Panjang

Dihubungi terpisah, Arif Pratama, Staf Bagian Hubungan Masyarakat Badan SAR Nasional Kota Padang, mengaku sudah mendapatkan laporan tentang ledakan di tambang batu bara Sawahlunto. Tim tengah berkoordinasi untuk segera bergerak ke lokasi.

"Kemungkinan sebentar lagi akan bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi korban yang kemungkinan masih ada yang terjebak," kata Arif. (one)

img_title Hilirisasi Ngebut, Ini Perubahan yang Terjadi di Industri Mineral dan Batu Bara
Pengusaha sukses dari Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam - Foto Dok Istimewa

Bank Mandiri Akui Beri Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam untuk Modal Tambang Batu Bara, Rp17 Triliun Sudah Cair

Bank Mandiri akui beri fasilitas kredit Rp40 triliun kepada Jhonlin Baratama milik Haji Isam. Sebanyak Rp17 triliun telah digunakan, dengan jaminan saham JARR dan PGUN.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut