Politikus PKS Dilepas Densus karena Hanya Relawan di Turki

Personel Densus 88 Antiteror Polri.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dyah Ayu Pitaloka

VIVA.co.id - Kepolisian melepas MNU (44 tahun), politikus Partai Keadilan Sejahtera, yang sempat ditangkap tim Datasemen Khusus 88 Antiteror seturun dari pesawat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Sabtu, 8 April 2017. Tidak ada bukti keterlibatan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan itu dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

img_title Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Berinisial AR di Ciamis, Buku hingga Ponsel Disita

"Kami sudah menerima hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim gabungan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teror) dan Densus. Hasilnya yang bersangkutan memasuki areal yang dilarang, menurut visa negara Turki," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, di Surabaya pada Senin, 10 April 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MNU, kata Barung, hanya terbukti melanggar keimigrasian yang berlaku di Turki. Sebab, MNU menggunakan visa relawan, padahal berprofesi sebagai anggota partai politik dan legislator. Pemerintah Turki mendeportasi MNU karena melakukan kegiatan sosial di perbatasan Turki-Suriah, zona terlarang di negara itu.

img_title Sah! Suhud Alynudin Resmi Jabat Ketua DPRD DKI Jakarta

Barung menegaskan, sementara ini tidak ada bukti yang menunjukkan MNU berkaitan dengan jaringan ISIS. "Yang bersangkutan sudah dikembalikan ke pihak keluarga karena tidak terbukti jaringan ISIS," katanya.

MNU ditangkap tim Densus 88 di Bandara Juanda Surabaya pada Sabtu, 8 April 2017. Dia dijemput seturun dari pesawat rute Kuala Lumpur-Surabaya, setelah dikabarkan dari Turki. MNU menjalani pemeriksaan di Markas Polda Jatim hingga Minggu sore, 9 April 2017. (one)

img_title PKS soal Peluang Dukung Prabowo 2 Periode: Ini Bukan Cepet-cepetan!
Ilustrasi Terorisme

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi. Mereka terafiliasi jaringan Daulah Islamiyah dan kelompok teror lain.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut