Politikus PKS yang Dijemput Densus Baru Dideportasi Turki

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Syaefullah

VIVA.co.id – Mabes Polri akhirnya memulangkan anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pasuruan, Muhammad Nadir Umar dan aktivis LSM Forum Dakwah Nusantara, Budi Mastur, Senin, 10 April 2017.

img_title Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Berinisial AR di Ciamis, Buku hingga Ponsel Disita

Keduanya diperbolehkan pulang setelah sejak Sabtu lalu, dijemput Tim Densus 88 masing-masing Nadir Umar di Bandara Juanda Surabaya dan Budi Mastur di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya telah menjalani pemeriksaan oleh pihak Detasemen Khusus 88 Antiteror di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Kementerian Sosial di Bambu Apus, Jakarta Timur.

img_title BNPT: 148 Teroris Ditangkap Sepanjang Tahun 2023, Didominasi JI dan JAD

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar mengatakan, alasan diperbolehkannya pulang karena tidak tersangkut dengan kelompok radikal yang ada di Turki maupun Lebanon.

"Jadi bukan ditangkap. Harus dibedakan antara ditangkap dengan dijemput. Kalau ditangkap kan minimal dua alat bukti kepada tersangka," kata Boy Rafli Amar di kantornya Jakarta Selatan, Senin, 10 April 2017.

img_title Bantu Perangi Terorisme di Afrika, Adakah Niat Terselubung Amerika?

Menurut Boy, kedua orang WNI ini dideportasi lantaran masuk ke Lebanon dengan menggunakan visa on arrival. Kemudian, mereka dikembalikan ke Turki sebagai negara awal mereka berangkat. Oleh otoritas Turki, kedua WNI tersebut akhirnya dideportasi ke Indonesia melalui Malaysia.

"Kalau yang bersangkutan ini atas dasar pemulangan dari negara asal. Karena kita sudah ada prosedur, maka dijemputlah," ujar Boy.

Boy menambahkan, keduanya ditolak masuk ke Lebanon karena untuk bisa masuk ke negara tersebut tidak bisa menggunakan visa on arrival, dan harus apply visa terlebih dahulu melalui Kedutaan Besar negara yang akan dituju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia beranggapan ke Lebanon bisa (menggunakan) visa on arrival namun tidak bisa ternyata.
Dikembalikannya dari Lebanon ini karena visa," ujarnya.

Kedua WNI itu berniat pergi ke Turki dan Lebanon untuk menyalurkan bantuan kepada pengungsi negara tersebut.

Ilustrasi Terorisme

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi. Mereka terafiliasi jaringan Daulah Islamiyah dan kelompok teror lain.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut