Densus Geledah Rumah Pelaku Bom Kampung Melayu di Garut

Ilustrasi/Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror melakukan penggeledahan rumah tersangka teroris
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

VIVA.co.id – Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror pagi tadi melakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, Ahmad Sukri di Kampung Cemapaka, Lebakjaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Aparat kepolisian sudah memasang garis polisi di area rumah kontrakan tersebut.

img_title 4 Pendukung ISIS Ditangkap di Sumatera, Perannya Bikin Tercengang

Sejauh ini, awak media belum bisa mendekat karena garis polisi sudah dipasang 50 meter dari area rumah yang digeledah. Belum diketahui yang didapatkan tim Densus dari bekas rumah kontrakan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Iya pak tidak boleh kesana, kami hanya bisa nonton disini saja," ujar Asep, salah seorang warga setempat, Kamis, 1 Juni 2017.

img_title Aktif Sebarkan Propaganda Ekstremis, Remaja 18 Tahun Ditangkap Densus 88 Terkait Kelompok Teroris ISIS

Saat penggeledahan berlangsung, puluhan warga menyaksikan dari jarak jauh. Puluhan anggota Dalmad Polres Garut juga diterjunkan. Kondisi cuaca hujan gerimis, namun warga tetap bertahan dan berteduh disekitar rumah.

"Yah, penasaran saja, ingin tahu karena kasus bom ini ramai di TV, " ujar warga lainnya, Dadang.

img_title Warga yang Rumahnya Digeledah Densus 88 Polri Baru 5 Tahun Tinggal di Desa Cimaragas Garut

Sementara itu, semalam, Tim Puslabfor Mabes Polri, Inafis Polda dan Polres Garut melakukan pemeriksaan barang bukti yang ditemukan di tiga lokasi berbeda yaitu di Kampung Paledang, Desa Sucikaler dan di dua rumah kontrakan di Kampung Cempaka masing-masing di RT 01 dan 03, Kelurahan Lebakjaya, Kecamatan Karangpawitan Garut.

Rumah di Paledang merupakan tempat tinggal H dan istrinya yang merupakan adik kandung Ahmad Sukri. Adapun dua rumah kontrakan di Kampung Cempaka sempat ditinggali terduga pelaku bom, Ahmad Sukri selama beberapa bulan.

Aparat polisi menjaga sekeliling area penggeledahan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aparat kepolisian menjaga sekeliling police line saat penggeledahan. Foto: VIVA.co.id/Diki Hidayat

 

Konpers soal terorisme

Heboh! Densus 88 Bongkar Jaringan Teroris yang Rekrut 110 Anak Usia 10-18 Tahun

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil mengungkap jaringan teroris yang menyasar anak-anak dengan menyebarkan paham radikalisme. Ada 5 orang jadi tersangka

img_title
VIVA.co.id
18 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut